MiniMax, Perusahaan AI China, Siap IPO di Hong Kong dengan Teknologi Terbaru
Teknologi
Kecerdasan Buatan
20 Jun 2025
236 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
MiniMax sedang mempertimbangkan IPO di Hong Kong dengan dukungan dari investor besar.
Perusahaan ini bersaing dengan raksasa teknologi lainnya dalam pengembangan AI.
Model AI baru yang diperkenalkan MiniMax menunjukkan inovasi dalam efisiensi dan kapabilitas.
MiniMax, startup AI dari Shanghai, sedang merencanakan penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong dalam waktu dekat. Perusahaan ini bernilai sekitar 3 miliar dolar AS dan telah menarik perhatian investor besar seperti Alibaba dan Tencent.
IPO ini akan menjadi kesempatan menarik bagi investor untuk berpartisipasi dalam gelombang baru perusahaan AI China yang berkembang pesat dan menantang dominasi perusahaan teknologi AS seperti OpenAI.
MiniMax baru-baru ini memperkenalkan model AI reasoning terbaru yang mereka klaim lebih besar dan lebih efisien dibandingkan DeepSeek, serta meningkatkan teknologi text-to-video untuk aplikasi Hailuo AI mereka.
Selain itu, MiniMax juga meluncurkan aplikasi pendamping AI bernama Talkie untuk bersaing dengan aplikasi Amerika, dan memperkenalkan model bahasa besar open-source pada awal tahun 2025.
Persaingan di sektor AI China semakin ketat dengan kehadiran startup lain seperti Zhipu, Baichuan, dan Moonshot yang juga mengembangkan teknologi canggih dan bersiap untuk IPO, menandakan momentum kuat dalam industri ini.

