Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Donut Lab Klaim Baterai Solid-State Dengan Isi Ulang Cepat Dan Tahan Lama Sudah Produksi

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
08 Jan 2026
1042 dibaca
2 menit
Donut Lab Klaim Baterai Solid-State Dengan Isi Ulang Cepat Dan Tahan Lama Sudah Produksi

TLDR

Donut Lab mengklaim telah berhasil mengembangkan baterai solid-state yang siap untuk produksi.
Baterai ini menawarkan pengisian cepat dan umur yang lebih panjang dibandingkan dengan baterai lithium-ion konvensional.
Marko Lehtimaki menekankan pentingnya tim kecil dalam mencapai inovasi yang signifikan.
Pada CES 2026 di Las Vegas, Donut Lab, sebuah startup teknologi EV dari Finlandia, mengumumkan bahwa mereka sudah memproduksi baterai solid-state terbaru yang menjanjikan peningkatan besar dibanding baterai lithium-ion biasa. Berbeda dengan janji 24 bulan yang biasa terdengar, baterai ini sudah diproduksi dan siap digunakan dalam kendaraan listrik.Baterai solid-state Donut Lab memiliki energi densitas tinggi hingga 400 Wh/kg, artinya kendaraan dengan baterai ini bisa menempuh jarak 30% lebih jauh dengan bobot yang sama dibanding baterai biasa. Selain itu, pengisian baterai juga sangat cepat, dapat mencapai pengisian penuh dalam 5 sampai 10 menit tergantung penggunaannya.Kehidupan baterai ini juga sangat lama, diperkirakan bisa melakukan hingga 100.000 kali siklus pengisian, jauh di atas baterai lithium-ion yang biasanya hanya bertahan sekitar 1.500 siklus. Artinya, baterai ini dapat bertahan lebih lama dari kendaraan listrik itu sendiri, memungkinkan penggunaan ulang dalam aplikasi lain seperti penyimpanan energi rumah.Selain itu, baterai solid-state ini sangat tahan terhadap suhu rendah hingga -22°F, serta tidak memerlukan sistem pendinginan aktif yang kompleks, sehingga mengurangi bobot dan biaya produksi kendaraan listrik. Donut Lab juga memastikan baterai digunakan bahan yang bebas dari bahan konflik dan mudah diproduksi masal.Meski klaim ini menjanjikan, masih ada pertanyaan teknis yang harus dijawab terutama soal bagaimana Donut Lab mengatasi masalah dendrit yang kerap menjadi penyebab kegagalan baterai solid-state. Namun CEO Donut Lab, Marko Lehtimaki, percaya tim kecil dan metode iterasi cepat mereka memberikan keunggulan inovasi yang nyata.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.