Baterai Solid-State Ilika: Revolusi Energi Baru untuk Mobil Listrik
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
21 Jun 2025
131 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Baterai padat menawarkan keamanan dan efisiensi yang lebih baik untuk kendaraan listrik.
Pengurangan biaya produksi baterai padat dapat membuat kendaraan listrik lebih terjangkau.
Integrasi kendaraan-ke-jaringan (V2G) memiliki potensi untuk membantu stabilitas jaringan energi.
Dalam episode terbaru Lexicon, Graeme Purdy CEO Ilika Technologies menjelaskan bagaimana teknologi baterai solid-state dapat mengubah dunia kendaraan listrik. Baterai ini lebih aman, memiliki kapasitas energi lebih besar, dan bisa diisi ulang jauh lebih cepat daripada baterai lithium-ion biasa. Ilika sendiri telah mengembangkan proyek unggulan bernama Goliath yang sangat diharapkan dapat meningkatkan performa mobil listrik ke tingkat yang lebih tinggi.
Salah satu keunggulan utama baterai solid-state adalah faktor keselamatan. Baterai ini lulus uji penetrasi yang membuatnya tidak mudah terbakar dan meledak, berbeda dengan baterai lithium-ion. Dengan baterai yang intrinsik aman, kendaraan akan lebih ringan karena tidak perlu pelindung berat, sehingga efisiensi dan jarak tempuh mobil listrik juga meningkat. Hal ini menjadi kunci penting dalam kompetisi pasar otomotif global.
Dari segi biaya produksi, baterai solid-state ternyata cukup bersaing dan bahkan ada potensi penghematan. Kerjasama Ilika dengan Balance Batteries memperkirakan bahwa penggunaan baterai Goliath pada mobil Hyundai Ioniq bisa mengurangi biaya bahan baku baterai hingga £2,500. Ini adalah kabar baik bagi industri karena dapat menurunkan harga mobil listrik, mendekatkan harga dengan mobil berbahan bakar konvensional.
Selain teknologi, sangat penting melihat aspek global, terutama dominasi China dalam pengolahan lithium dan kapasitas produksi masal. Namun, Ilika mengusulkan strategi dua langkah, yakni mengadopsi teknologi terbaik dari Asia untuk stabilisasi produksi awal, kemudian mengembangkan inovasi lokal seperti Goliath untuk membedakan produk. Daur ulang baterai juga menjadi solusi penting untuk mengurangi ketergantungan bahan mentah baru.
Melihat ke depan, Purdy juga menyoroti potensi integrasi kendaraan listrik dengan jaringan listrik sehingga mobil dapat mengirimkan listrik ke jaringan saat tidak digunakan. Meski ada kekhawatiran baterai bisa cepat aus, data menunjukkan baterai EV cukup tahan lama. Model baterai yang dapat ditukar seperti yang diaplikasikan NIO dan upaya standarisasi baterai oleh Volkswagen juga menjadi bagian evolusi yang menarik di masa depan.


