Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

LandSpace Jadi Perusahaan Roket China Pertama Fast-Track IPO Meski Belum Untung

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
01 Jan 2026
205 dibaca
2 menit
LandSpace Jadi Perusahaan Roket China Pertama Fast-Track IPO Meski Belum Untung

AI summary

LandSpace menjadi perusahaan antariksa pertama di China yang mendapatkan persetujuan IPO melalui proses cepat.
Shanghai Stock Exchange memberikan kemudahan bagi perusahaan roket untuk meluncurkan IPO tanpa syarat profitabilitas.
China menargetkan pengembangan industri antariksa sebagai bagian dari rencana strategis nasionalnya.
LandSpace adalah perusahaan roket yang berbasis di Beijing dan menjadi yang pertama di China yang disetujui untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) melalui proses cepat, meskipun perusahaan ini belum menghasilkan laba. Mereka berencana mengumpulkan dana sebesar 7,5 miliar yuan atau sekitar 1 miliar dolar AS di pasar Star Market di Shanghai.Perubahan besar terjadi pada 26 Desember ketika Bursa Saham Shanghai membebaskan persyaratan profitabilitas bagi perusahaan roket komersial yang ingin listing di pasar ini. Hal ini otomatis membuka jalan cepat bagi perusahaan-perusahaan antariksa seperti LandSpace untuk berkembang lebih pesat di pasar modal.Baru pada 3 Desember, roket Zhuque-3 milik LandSpace menyelesaikan misi penerbangan sesuai rencana, namun gagal dalam proses pendaratan ulang tahap pertama roket, sesuatu yang pertama kali coba dilakukan di China setelah contoh keberhasilan oleh perusahaan SpaceX di Amerika Serikat.China kini menjadi pemain utama dunia dalam peluncuran antariksa dengan 87 peluncuran dari total 325 peluncuran global dalam 11 bulan pertama tahun 2025. Ini sesuai dengan rencana strategis nasional China yang mendorong kemajuan industri antariksa sebagai prioritas utama.Tidak hanya LandSpace, ada setidaknya 10 perusahaan antariksa lain di China yang sedang menyiapkan IPO mereka. Upaya ini menunjukkan trend pertumbuhan dan potensi besar dari industri antariksa swasta di negara tersebut.

Experts Analysis

Elon Musk
Facilitating rapid innovation in rocketry through competitive markets will drive down costs and enable broader access to space.
John Logsdon (Space Policy Expert)
China's strategic push to support aerospace startups through stock exchanges reflects their long-term commitment to becoming a dominant space power.
Editorial Note
Langkah China dalam memfasilitasi pencatatan perusahaan antariksa sangat cerdas dan strategis untuk memperkuat kedaulatan teknologi luar angkasa mereka. Namun, kegagalan LandSpace dalam misi pendaratan ulang menunjukkan bahwa mereka masih menghadapi tantangan teknis besar yang harus diatasi untuk mencapai standar global seperti SpaceX.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.