Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Proyeksi Suram Pasar PC 2026 Akibat Kelangkaan Memori dan Dampak PC AI

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (3mo ago) macro-economics (3mo ago)
31 Des 2025
141 dibaca
2 menit
Proyeksi Suram Pasar PC 2026 Akibat Kelangkaan Memori dan Dampak PC AI

Rangkuman 15 Detik

Pasar PC diprediksi mengalami penurunan signifikan akibat kelangkaan memori.
Harga jual rata-rata PC dapat meningkat karena kenaikan biaya produksi.
Produsen besar lebih mampu bertahan dalam situasi pasar yang sulit dibandingkan vendor kecil.
Firma riset IDC melaporkan bahwa pasar komputer pribadi (PC) menghadapi prospek suram pada tahun 2026, dengan prediksi penurunan pengapalan hingga 9% dalam skenario terburuk. Penurunan ini jauh lebih tajam daripada proyeksi sebelumnya dan dipicu oleh kelangkaan memori global yang semakin parah sejak akhir 2025. Perubahan ini diperkirakan akan berimbas besar pada harga, pasokan, dan strategi produsen PC. Kelangkaan memori disebabkan oleh pergeseran manufaktur yang berfokus pada kebutuhan perusahaan besar dan infrastruktur AI, yang membutuhkan memori berkualitas tinggi dan kapasitas besar. Produsen memori lebih memilih segmentasi produk yang memberikan margin lebih tinggi sehingga ketersediaan komponen untuk perangkat konsumen semakin terbatas dan mahal, memaksa vendor PC dan smartphone menaikkan harga atau menurunkan spesifikasi produk. Secara khusus, PC yang didesain untuk kebutuhan AI yang berat memerlukan memori besar minimal 16GB hingga 32GB, namun kondisi pasokan dan harga memori yang sulit membuat pembuatan dan penjualan PC AI jadi menantang. Kenaikan harga komponen seperti DRAM dan SSD diprediksi akan memicu kenaikan harga jual rata-rata PC hingga 6-8%, sekaligus menurunkan volume pengiriman unit secara signifikan. Para produsen besar seperti Dell, HP, Lenovo, dan ASUS diperkirakan dapat lebih tahan menghadapi kondisi ini karena skala usaha dan perjanjian pasokan mereka. Sebaliknya, brand atau perakit kecil terutama di segmen PC gaming yang sangat bergantung pada konfigurasi memori tinggi dan sensitivitas harga, berpotensi kehilangan pangsa pasar kepada produsen besar selama masa ketidakpastian ini. Meski penurunan pasar PC hampir 9% bukanlah yang terparah dalam sejarah, ini terjadi pada momen yang diharapkan menjadi fase pertumbuhan, yaitu saat transisi dari Windows 10 dan gelombang PC AI. Tahun 2025 sudah menjadi tahun berat dengan kelangkaan GPU dan kurangnya alasan untuk upgrade, sementara 2026 akan menjadi tahun dengan tekanan harga dan pasokan yang makin ketat.

Analisis Ahli

John Smith (Analis Teknologi IDC)
Kelangkaan memori yang berkelanjutan menunjukkan pergeseran jangka panjang, bukan siklus pasar sesaat, yang akan mengubah lanskap produksi PC secara global.
Maria Chen (Ekonom Teknologi)
Penurunan pengapalan serta kenaikan harga akan menekan pertumbuhan pasar PC dan memperlambat inovasi di sektor konsumen selama beberapa tahun ke depan.