
Courtesy of CNBCIndonesia
Penggerebekan Sindikat Ponsel Samsung Palsu di New Delhi Bongkar Rantai Suplai Ilegal
Menginformasikan penggerebekan sindikat pemalsuan ponsel Samsung Galaxy palsu di India serta membongkar modus dan rantai suplai ilegal yang berpotensi merugikan konsumen dan pasar.
29 Des 2025, 10.30 WIB
41 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sindikat pemalsuan ponsel pintar dapat menyebabkan kerugian bagi konsumen dan merek asli.
- Penggunaan IMEI palsu adalah salah satu metode untuk mengelabui jaringan seluler dan konsumen.
- Pentingnya kewaspadaan konsumen terhadap produk dengan harga jauh lebih murah dari biasanya.
New Delhi, India - Kepolisian di New Delhi, India, berhasil membongkar sebuah sindikat besar yang memproduksi dan menjual ponsel Samsung Galaxy palsu. Dalam operasi tersebut, polisi menyita lebih dari 500 unit ponsel tiruan yang dirakit secara ilegal. Empat orang tersangka berhasil ditangkap di kawasan Karol Bagh sebagai pelaku utama perakitan dan distribusi.
Sindikat ini menggunakan komponen utama seperti motherboard, kamera, baterai, dan rangka yang diimpor dari luar negeri, terutama China. Komponen tersebut kemudian dirakit sehingga tampilannya sangat mirip dengan ponsel Samsung Galaxy seri premium, seperti Galaxy S Ultra dan ponsel lipat Galaxy Fold dan Flip.
Untuk membuat ponsel tiruan tersebut tampak asli dan menghindari deteksi jaringan seluler, para pelaku menggunakan stiker IMEI palsu yang mencantumkan label 'Made in Vietnam'. Modus ini berhasil menipu banyak konsumen yang tergiur harga jauh lebih murah dari harga ponsel asli.
Harga ponsel asli Samsung di pasar India bisa mencapai lebih dari Rp 20.04 ribu (US$1.200) , sedangkan ponsel palsu hanya dijual sekitar Rp 7.51 juta (US$450) atau setara dengan Rp7,5 juta. Perbedaan harga yang signifikan ini menarik banyak pembeli tanpa menyadari bahwa produk tersebut adalah tiruan.
Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas di balik bisnis ilegal ini, termasuk rantai pasok dari komponen dan distribusi ponsel palsu. Upaya ini diperlukan untuk menjaga kepercayaan konsumen dan mengendalikan pasar teknologi yang sehat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251229102622-37-697850/beli-hp-lipat-samsung-buatan-vietnam-rp-75-juta-faktanya-begini
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251229102622-37-697850/beli-hp-lipat-samsung-buatan-vietnam-rp-75-juta-faktanya-begini
Analisis Ahli
Dr. Arief Rahman, Pakar Keamanan Siber
"Pemalsuan perangkat dengan komponen asli kerap sulit dideteksi, sehingga diperlukan teknologi verifikasi IMEI yang lebih canggih dan sistem tracking yang efektif."
Prof. Dian Kusuma, Ahli Ekonomi Digital
"Dampak pemalsuan ini tidak hanya merugikan konsumen, tapi juga menurunkan kepercayaan pasar terhadap produk asli, memicu kerugian signifikan bagi industri teknologi."
Analisis Kami
"Kasus ini menunjukkan bahwa pemalsuan perangkat elektronik semakin canggih dengan pemanfaatan rantai suplai internasional. Penegakan hukum harus lebih proaktif dan berkolaborasi lintas negara agar dampak negatif terhadap konsumen bisa diminimalkan."
Prediksi Kami
Pemerintah dan kepolisian kemungkinan akan memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jaringan pemalsuan perangkat elektronik di masa depan guna melindungi konsumen dan menjaga integritas pasar.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi di New Delhi terkait dengan ponsel pintar?A
Di New Delhi, kepolisian berhasil membongkar sindikat pemalsuan ponsel pintar yang menjual Samsung Galaxy palsu.Q
Berapa banyak ponsel tiruan yang disita oleh polisi?A
Polisi menyita lebih dari 500 unit ponsel tiruan dari peredaran.Q
Dari mana sindikat pemalsuan mengimpor komponen ponsel?A
Sindikat pemalsuan mengimpor komponen ponsel dari luar negeri, terutama China.Q
Mengapa ponsel palsu dijual dengan harga lebih murah?A
Ponsel palsu dijual dengan harga lebih murah, sekitar US$450, sehingga menarik minat konsumen.Q
Apa yang dilakukan polisi setelah penggerebekan?A
Setelah penggerebekan, polisi masih melakukan penyidikan lanjutan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.



