Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cara Membedakan HP Asli dan Palsu di Tengah Maraknya Smartphone Ilegal

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (8mo ago) gadgets-and-wearable (8mo ago)
24 Jul 2025
105 dibaca
1 menit
Cara Membedakan HP Asli dan Palsu di Tengah Maraknya Smartphone Ilegal

Rangkuman 15 Detik

Ponsel ilegal dan aksesoris palsu dapat membahayakan konsumen.
Konsumen harus lebih cermat dalam membeli produk dan memeriksa keaslian IMEI.
Perusahaan seperti vivo berkomitmen untuk mematuhi regulasi dan mendukung pemberantasan produk ilegal.
Baru-baru ini ditemukan ribuan smartphone ilegal dan aksesoris palsu di sebuah tempat di Jakarta Barat. Barang-barang ini diperkirakan mencapai nilai puluhan miliar rupiah dan termasuk berbagai merek terkenal yang dipalsukan. Kementerian Perdagangan RI menjelaskan banyak pelanggaran yang terjadi, seperti penggunaan barang bekas dalam perakitan ilegal dan pemalsuan merek terkenal. Hal ini tentu merugikan konsumen serta pelaku usaha resmi. Menurut Moga Simatupang, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen, membedakan HP asli dan palsu memang tidak mudah secara kasat mata. Namun, HP palsu biasanya tidak lengkap dengan buku manual dan kartu garansi, sementara kualitas kamera dan kecepatan booting juga bisa menjadi tanda. Vivo Mobile Indonesia melalui Alexa Tiara menegaskan bahwa mereka sedang menelusuri kasus terkait dugaan pemalsuan produk yang menyerupai vivo. Perusahaan ini tetap berkomitmen pada kualitas dan regulasi, serta mendukung langkah pemerintah memberantas produk ilegal. Masyarakat diimbau untuk selalu membeli produk dari saluran resmi dan melakukan pengecekan keaslian perangkat melalui situs pengecekan IMEI resmi agar terhindar dari kerugian akibat produk palsu.

Analisis Ahli

Moga Simatupang
Konsumen bisa membedakan HP asli dan palsu dengan memperhatikan kelengkapan aksesoris, kualitas kamera, serta waktu booting perangkat.
Alexa Tiara
Vivo selalu mematuhi peraturan dan akan mendukung langkah pemerintah dalam memberantas produk ilegal untuk menjaga keamanan konsumen.