Nvidia Akuisisi Aset Groq Senilai Rp 334.00 triliun (US$20 Miliar)  untuk Perkuat AI
Courtesy of CNBCIndonesia

Nvidia Akuisisi Aset Groq Senilai Rp 334.00 triliun (US$20 Miliar) untuk Perkuat AI

Memberikan informasi tentang rencana akuisisi aset Groq oleh Nvidia yang merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Nvidia dalam ekosistem AI dan teknologi chip inferensi latensi rendah, serta menggambarkan dampak dan strategi Nvidia dalam menghadapi persaingan di industri chip AI.

25 Des 2025, 10.15 WIB
189 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Nvidia telah menyepakati akuisisi aset Groq senilai US$20 miliar untuk memperkuat posisinya di pasar AI.
  • Groq akan tetap beroperasi sebagai perusahaan independen meskipun beberapa eksekutifnya bergabung dengan Nvidia.
  • Transaksi ini menunjukkan agresivitas Nvidia dalam memperluas ekosistem teknologi AI dan merekrut talenta terbaik di bidang tersebut.
Jakarta, Indonesia - Nvidia, perusahaan chip teknologi ternama dari Amerika Serikat, sedang merencanakan pembelian aset startup semikonduktor kecerdasan buatan Groq dengan nilai mencapai Rp 334.00 triliun (US$20 miliar) . Jika transaksi ini berhasil, ini akan menjadi akuisisi terbesar yang pernah dilakukan oleh Nvidia. Namun, Nvidia hanya akan membeli aset dari Groq, bukan mengakuisisi seluruh perusahaannya.
Menurut pernyataan dari CEO Disruptive, Alex Davis, bisnis cloud Groq tidak termasuk dalam kesepakatan ini dan layanan GroqCloud akan tetap berjalan tanpa gangguan. Beberapa eksekutif senior Groq, termasuk pendiri dan CEO Jonathan Ross, akan bergabung dengan Nvidia untuk mendukung pengembangan teknologi tersebut, sementara Groq tetap beroperasi mandiri dengan CEO baru Simon Edwards.
Kesepakatan ini juga melibatkan lisensi non-eksklusif terhadap teknologi inferensi milik Groq yang merupakan chip prosesor dengan latensi rendah untuk kebutuhan inferensi AI dan beban kerja real-time. Nvidia berencana untuk mengintegrasikan teknologi tersebut dalam sistem AI yang sudah mereka kembangkan, memperkuat posisi mereka di pasar chip AI yang sedang berkembang pesat.
Nvidia selama tahun 2023 menunjukkan performa keuangan yang kuat dengan kas dan investasi jangka pendek sebesar Rp 1.01 quadriliun (US$60,6 miliar) , memberinya ruang besar untuk investasi dan ekspansi. Selain akuisisi aset Groq, Nvidia juga aktif melakukan berbagai investasi strategis di startup AI dan infrastruktur AI lainnya guna mendukung ekosistem AI mereka.
Startup Groq sendiri didirikan oleh mantan insinyur Google dan dikenal sebagai salah satu pencipta Tensor Processing Unit. Groq cukup menonjol di tengah ledakan pasar chip AI bersama dengan perusahaan lain seperti Cerebras, yang sempat berencana IPO namun batal. Kedua perusahaan ini terus bersaing dalam mengembangkan teknologi chip khusus untuk aplikasi AI generatif.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251225074519-37-697252/nvidia-beli-aset-chip-ai-us-20-miliar-cetak-rekor-akuisisi-terbesar

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Akuisisi seperti ini adalah tanda bahwa perusahaan besar benar-benar menyadari pentingnya teknologi AI yang spesifik dan talenta kualitas tinggi untuk menjaga keunggulan kompetitif."
Jensen Huang
"Dengan menggabungkan keahlian Groq ke dalam platform NVIDIA, kami akan mendorong batasan performa AI ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Analisis Kami

"Akuisisi aset dari Groq oleh Nvidia adalah langkah cerdas yang mempertegas strategi Nvidia dalam menguasai setiap lapisan ekosistem AI, terutama di area yang menuntut latensi rendah. Namun, menjaga Groq sebagai entitas independen sambil merekrut talenta utamanya bisa memicu sinergi teknologi yang optimal tanpa mengganggu inovasi internal Groq."

Prediksi Kami

Nvidia akan semakin dominan di pasar chip AI khususnya untuk inferensi, dengan teknologi Groq memperkuat kemampuan produk mereka sehingga semakin sulit bagi pesaing untuk mengejar dalam waktu dekat.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa nilai akuisisi aset Groq oleh Nvidia?
A
Nilai akuisisi aset Groq oleh Nvidia diperkirakan sekitar US$20 miliar.
Q
Siapa CEO Groq yang akan bergabung dengan Nvidia?
A
CEO Groq yang akan bergabung dengan Nvidia adalah Jonathan Ross.
Q
Apa fokus utama dari Groq sebagai startup?
A
Fokus utama dari Groq adalah pengembangan chip untuk kecerdasan buatan.
Q
Apa yang akan dilakukan Nvidia dengan teknologi Groq?
A
Nvidia berencana untuk mengintegrasikan prosesor latensi rendah Groq ke dalam arsitektur pabrik AI mereka.
Q
Bagaimana reaksi Nvidia terhadap kesepakatan ini?
A
Nvidia menyatakan bahwa kesepakatan ini akan memperluas kemampuan mereka di segmen AI.