Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

SoftBank Jual Saham Nvidia 5,8 Miliar USD dan Fokus Besar pada Investasi AI

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
12 Nov 2025
156 dibaca
2 menit
SoftBank Jual Saham Nvidia 5,8 Miliar USD dan Fokus Besar pada Investasi AI

Rangkuman 15 Detik

SoftBank menjual seluruh sahamnya di Nvidia, menimbulkan kekhawatiran di pasar.
Dana hasil penjualan akan digunakan untuk mendukung pengembangan AI, termasuk investasi di OpenAI.
Ada kekhawatiran tentang potensi 'bubble' di pasar saham yang didorong oleh teknologi AI.
SoftBank Group baru saja menjual seluruh sahamnya di Nvidia senilai 5,8 miliar dolar AS. Penjualan ini diumumkan dalam laporan keuangan perusahaan yang menunjukkan bahwa sekitar 32,1 juta lembar saham Nvidia dilepas pada bulan Oktober. Langkah ini mengejutkan pasar dan menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan perusahaan pembuat chip AI tersebut. Dana dari penjualan saham tersebut akan digunakan oleh CEO SoftBank, Masayoshi Son, untuk mendanai ambisi besar di bidang kecerdasan buatan (AI). Son berencana mendukung pengembangan AI melalui investasi besar dan kerja sama dengan OpenAI. Salah satu proyek utama adalah pembangunan data center masif di Amerika Serikat dengan nilai investasi mencapai 500 miliar dolar AS. Langkah SoftBank ini memicu kekhawatiran bahwa pasar saham yang terdongkrak oleh sektor AI bisa mengalami 'gelembung' atau bubble. Harga saham Nvidia turun hampir 3 persen setelah pengumuman penjualan saham ini. Sebelumnya, beberapa institusi besar seperti Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan investor Michael Burry juga telah memperingatkan risiko bubble di sektor AI. Masayoshi Son dikenal sebagai investor yang agresif di sektor teknologi dengan portofolio yang luas, termasuk investasi di perusahaan Indonesia seperti Grab, Ajaib, dan Tokopedia (yang kini bagian dari GoTo setelah merger). Walaupun menjual saham Nvidia yang kini sangat mahal, ada pendapat bahwa Son melewatkan kesempatan keuntungan besar karena pernah menjual saham pada 2019 sebelum harganya melonjak tajam. Valuasi Nvidia kini mencapai lebih dari 5 triliun dolar AS, menjadikan CEO Nvidia, Jensen Huang, salah satu orang terkaya dunia. Meskipun ada kekhawatiran di pasar, investasi besar SoftBank dalam AI dan pengembangan infrastruktur data center bisa menjadi pondasi bagi kemajuan teknologi AI di masa depan.

Analisis Ahli

Michael Burry
Memprediksi risiko kejatuhan harga saham Nvidia dan Palantir sebagai indikasi bubble di sektor AI.
Jensen Huang
Menyindir penjualan saham SoftBank di Nvidia, menegaskan nilai besar dan potensi masa depan perusahaan chip AI tersebut.