Baidu, Uber, dan Lyft Gandeng London Uji Coba Robotaxi Listrik Otonom
Teknologi
Robotika
22 Des 2025
256 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Baidu dan Lyft berkolaborasi untuk meluncurkan layanan robotaxi di London.
Kendaraan yang digunakan dalam layanan ini adalah Apollo Go RT6 yang sepenuhnya elektrik.
Ujicoba layanan robotaxi diharapkan dimulai pada paruh pertama tahun depan setelah mendapat persetujuan regulasi.
Baidu, sebuah perusahaan teknologi besar asal Tiongkok, bekerjasama dengan Uber dan Lyft dari Amerika Serikat untuk menguji coba robotaxi di kota London tahun depan. Robotaxi merupakan kendaraan yang bisa berjalan tanpa sopir manusia dan menggunakan teknologi canggih untuk mengantarkan penumpang secara otomatis.
Lyft akan menggunakan kendaraan listrik yang disebut Apollo Go RT6 untuk layanan ini. Kendaraan ini khusus dirancang untuk layanan ride-sharing, yang berarti banyak orang bisa menggunakan kendaraan ini untuk bepergian dengan mudah dan efisien. Layanan ini akan segera dimulai dengan puluhan kendaraan sebelum jumlahnya ditingkatkan sampai ratusan.
Warga London akan menjadi yang pertama di daerah mereka yang bisa merasakan pengalaman menggunakan kendaraan otonom dari Baidu. Langkah ini adalah bagian dari upaya untuk memperkenalkan dan menguji teknologi robotaxi di luar wilayah asal pembuatnya, sehingga mempercepat adopsi teknologi kendaraan tanpa sopir di dunia.
Setelah pengumuman kolaborasi ini, harga saham Baidu di pasar saham Hong Kong naik sebesar 1,26%, menandakan kepercayaan investor terhadap pengembangan teknologi dan peluang bisnis baru yang muncul. Ini juga menandakan bahwa teknologi robotaxi bisa menjadi bisnis potensial di masa depan.
Secara keseluruhan, kerja sama antara Baidu, Uber, dan Lyft ini merupakan langkah penting dalam pengembangan kendaraan otonom secara global. Jika berhasil, teknologi ini tidak hanya akan mengubah cara orang bepergian tetapi juga berpotensi mengurangi kemacetan dan meningkatkan keamanan lalu lintas.
Analisis Ahli
Chris Urmson (CEO Aurora Innovation)
Kolaborasi internasional seperti ini sangat penting untuk mendorong teknologi kendaraan otonom maju dengan memahami kebutuhan pasar global dan membangun kepercayaan konsumen.Raj Rajkumar (Profesor Infrastruktur Transportasi, Carnegie Mellon University)
Pendekatan bertahap dengan layanan percobaan di kota besar akan membantu mengidentifikasi dan mengatasi hambatan teknis serta sosial sebelum peluncuran skala besar.

