Grab Perkuat UMKM Kudus dengan Digitalisasi dan AI Melalui Program Kota Masa Depan
Courtesy of CNBCIndonesia

Grab Perkuat UMKM Kudus dengan Digitalisasi dan AI Melalui Program Kota Masa Depan

Memperkuat UMKM di kota-kota kecil melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan sehingga mereka dapat berkembang dan bertahan di masa ekonomi yang menantang.

19 Des 2025, 17.10 WIB
178 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Grab Indonesia terus mendukung UMKM melalui program digitalisasi.
  • Pelatihan dalam program Kota Masa Depan mencakup berbagai aspek penting untuk pengembangan bisnis.
  • Kudus dipilih sebagai lokasi berdasarkan potensi ekonomi dan budaya yang mendukung.
Kudus, Indonesia - Grab Indonesia kembali melanjutkan program tahunan Kota Masa Depan dengan memilih Kudus sebagai kota ke-16 yang bergabung dalam inisiatif ini. Program ini bertujuan untuk memperkuat pelaku UMKM di kota-kota kecil agar ekonomi tetap berjalan, meskipun di tengah pandemi Covid-19 yang mempengaruhi berbagai sektor usaha.
Program Kota Masa Depan sudah berjalan sejak 2021 dan telah menjangkau lebih dari 200.000 pelaku UMKM di berbagai kota di Indonesia. Pendampingan dilakukan selama empat bulan dengan materi yang beragam mulai dari digitalisasi sektor pariwisata hingga praktik terbaik dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Pelatihan yang diberikan juga mencakup aspek keuangan, penggunaan iklan digital, serta pengenalan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dinilai sangat penting agar pelaku UMKM dapat naik kelas dan mengikuti perkembangan zaman.
Kudus dipilih karena daerah tersebut memiliki industri padat karya yang menopang banyak keluarga serta kaya akan budaya dan potensi lokal. Hal ini menjadi modal kuat bagi pelaku usaha di Kudus untuk berkembang dengan dukungan teknologi dari program Kota Masa Depan.
Grab juga menargetkan penambahan empat kota baru setiap tahun ke dalam program ini. Saat ini, jumlah UMKM dalam ekosistem Grab sudah mencapai antara 2,3 juta hingga 3 juta, dengan pertumbuhan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251219152132-37-695767/pedagang-di-kudus-belajar-pakai-ai-ternyata-bisa-tambah-cuan

Analisis Ahli

Neneng Goenadi
"Melek teknologi, terutama AI, adalah kunci agar UMKM dapat naik kelas dan bertahan di era digital saat ini."

Analisis Kami

"Program Kota Masa Depan adalah langkah strategis yang tepat untuk mengakselerasi digitalisasi UMKM, terutama di daerah-daerah dengan potensi besar seperti Kudus. Namun, keberhasilan jangka panjangnya akan sangat bergantung pada penguatan kapasitas pelaku usaha dalam menerapkan teknologi secara konsisten dan adaptasi terhadap tren digital yang selalu berubah."

Prediksi Kami

Dengan bantuan teknologi digital dan AI, UMKM di Kudus dan kota lainnya akan semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas secara berkelanjutan.