TLDR
Perusahaan teknologi mulai merombak istilah AGI karena ketidakjelasan dan beban negatifnya. Istilah baru seperti Kecerdasan Superhumanis dan Kecerdasan Superpersonal digunakan untuk menciptakan citra yang lebih positif. Pentingnya definisi yang jelas dalam pengembangan dan pemasaran teknologi AI menjadi semakin jelas di tengah perubahan ini. Dulu, istilah Artificial General Intelligence (AGI) menjadi tujuan utama dalam pengembangan kecerdasan buatan yang bisa sama atau lebih pintar dari manusia. Namun, definisi AGI sangat kabur dan berbeda-beda di antara para pelaku industri dan masyarakat umum. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kesulitan dalam menggunakan istilah tersebut secara tepat.Berbagai perusahaan teknologi besar seperti Microsoft, OpenAI, Meta, dan Amazon kini mulai meninggalkan istilah AGI. Para CEO dari perusahaan-perusahaan ini menyatakan bahwa istilah AGI tidaklah berguna dan bahkan bisa dipandang lebih sebagai strategi pemasaran daripada suatu konsep teknis yang jelas. Mereka juga ingin menghindari kegelisahan publik terhadap potensi risiko AI yang terlalu berlebihan.Sebagai pengganti AGI, setiap perusahaan memperkenalkan istilah sendiri yang coba menggambarkan kecerdasan buatan tingkat lanjut dengan cara yang lebih positif, mudah diterima, dan tidak menakut-nakuti. Misalnya, Meta menggunakan istilah 'personal superintelligence,' Microsoft menyebutnya 'humanist superintelligence,' dan Amazon memilih istilah 'useful general intelligence'.Selain perubahan istilah, kontrak bisnis antara Microsoft dan OpenAI juga mengalami revisi. Mereka menambahkan panel ahli independen untuk memverifikasi kapan AGI benar-benar tercapai, menghindari keputusan sepihak dan memastikan kesepakatan tetap berjalan tanpa kehilangan hak penggunaan teknologi secara tiba-tiba jika AGI diumumkan.Perubahan istilah dan strategi komunikasi ini menggambarkan bagaimana dunia teknologi AI sedang mencoba menavigasi ketidakpastian besar tentang masa depan kecerdasan buatan, sambil merespons kekhawatiran masyarakat dan menjaga kepercayaan investor agar inovasi dapat terus berjalan tanpa hambatan sosial yang berarti.