Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenAI dan Microsoft Memulai Babak Baru Persaingan untuk Mencapai AGI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
TheVerge TheVerge
29 Okt 2025
285 dibaca
2 menit
OpenAI dan Microsoft Memulai Babak Baru Persaingan untuk Mencapai AGI

Rangkuman 15 Detik

Microsoft kini dapat secara independen mengejar AGI, meningkatkan kompetisi dalam pengembangan AI.
Deklarasi AGI oleh OpenAI akan melibatkan verifikasi dari panel ahli untuk menghindari konflik kepentingan.
OpenAI berfokus pada pengembangan AI pribadi untuk membantu pengguna dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
OpenAI baru saja mengumumkan restrukturisasi menjadi perusahaan for-profit dan menjalin kesepakatan baru dengan Microsoft. Kesepakatan ini memasukkan pengaturan baru untuk bagaimana dan kapan perusahaan akan mengumumkan pencapaian AGI, yang kini harus diverifikasi oleh panel ahli independen. Hal ini menandakan perubahan besar dalam perlombaan teknologi AI yang sebelumnya didominasi oleh OpenAI dan Microsoft. Dalam kesepakatan baru, Microsoft memperpanjang hak penggunaan teknologi dan model AI milik OpenAI hingga tahun 2032, termasuk akses ke teknologi yang sebelumnya terbatas bagi publik. Ini jadi peluang bagi Microsoft untuk mengembangkan AGI sendiri dan bekerja sama dengan berbagai perusahaan lain, seperti Anthropic, pesaing utama OpenAI. Dengan begitu, persaingan di industri AI diprediksi semakin sengit dan kompleks. OpenAI sendiri menargetkan pengembangan 'personal AGI' yang dapat digunakan oleh individu dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan dan aktivitas keseharian. Perusahaan juga sedang mengembangkan perangkat keras AI bersama desainer kondang Jony Ive. Fokus ini menyerupai visi serupa dari perusahaan teknologi besar lainnya, seperti Meta dengan 'personal superintelligence'. Definisi AGI masih belum jelas dan menjadi sumber banyak perdebatan. Karena itu, pembentukan panel ahli independen membuat proses pengakuan atas pencapaian AGI jadi lebih transparan dan terpercaya. Namun, masih belum jelas siapa yang akan memilih para ahli dalam panel tersebut, sehingga potensi konflik kepentingan tetap ada di masa depan. Para pemimpin AI seperti Sam Altman dan Dario Amodei mengakui bahwa AGI bukan sesuatu yang akan muncul secara instan, melainkan proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun. Namun, mereka juga menunjukkan keyakinan bahwa munculnya kecerdasan buatan yang sangat maju sudah semakin dekat, menandai era baru dalam sains dan teknologi yang harus dihadapi dengan bijak.

Analisis Ahli

Sam Altman
AGI adalah proses bertahap yang masih berlangsung, dan fokus sebaiknya pada target-target terukur seperti membuat peneliti AI otomatis.
Dario Amodei
Kekuatan AI yang sangat besar bisa hadir sesegera tahun 2026, tapi masih ada banyak ketidakpastian mengenai waktunya.
Jakub Pachocki
AI sudah melampaui manusia di beberapa aspek, tapi penyelesaian masalah AGI membutuhkan pemikiran serius yang berkelanjutan.