Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

JWST Ungkap Lubang Hitam Raksasa yang Tersembunyi di Galaksi Kuno Virgil

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
17 Des 2025
151 dibaca
2 menit
JWST Ungkap Lubang Hitam Raksasa yang Tersembunyi di Galaksi Kuno Virgil

Rangkuman 15 Detik

JWST mengungkap keberadaan lubang hitam supermasif tersembunyi di galaksi yang tampak biasa.
Penemuan menunjukkan perlunya pengamatan dalam panjang gelombang inframerah untuk memahami objek luar angkasa.
Pemahaman tentang pertumbuhan lubang hitam supermasif mungkin perlu direvisi berdasarkan data baru dari JWST.
James Webb Space Telescope (JWST) menemukan lubang hitam supermasif yang tersembunyi di galaksi kuno bernama Virgil. Ketika dilihat dengan cahaya optik, Virgil tampak seperti galaksi biasa yang sedang membentuk bintang. Namun, pengamatan menggunakan instrumen inframerah MIRI JWST memperlihatkan lubang hitam besar yang sangat energik di pusat galaksi tersebut. Penemuan galaksi Virgil ini sangat penting karena ditemukan di alam semesta awal, sekitar 800 juta tahun setelah Big Bang. Galaksi ini termasuk dalam kelompok misterius yang disebut "little red dots" (LRD), yang muncul banyak pada masa-masa awal alam semesta dan diyakini terkait dengan lubang hitam aktif yang tertutup debu. Para ilmuwan kini percaya bahwa lubang hitam supermasif tumbuh lebih dulu sebelum galaksi sekitarnya berkembang. Ini bertentangan dengan teori lama yang mengatakan bahwa galaksi membentuk diri terlebih dahulu dan lubang hitam baru tumbuh kemudian. Virgil menunjukkan lubang hitam bisa memimpin pembentukan galaksi. Lubang hitam yang ditemukan di Virgil disebut "overmassive" karena ukurannya terlalu besar jika dibandingkan dengan ukuran dan massa galaksi induknya. Hal ini menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana lubang hitam dan galaksi bisa tumbuh secara bersamaan dan memengaruhi satu sama lain. Dengan terus mengamati galaksi-galaksi seperti Virgil menggunakan JWST, para ilmuwan berharap dapat memecahkan misteri asal-usul lubang hitam supermasif dan bagaimana mereka membentuk struktur terbesar di alam semesta. Penelitian ini juga membantu kita memahami fenomena kosmik yang selama ini tersembunyi dari pengamatan cahaya biasa.

Analisis Ahli

George Rieke
Penemuan ini menunjukkan bahwa lubang hitam bisa tumbuh lebih dulu daripada galaksi sekitarnya, mengubah pemahaman kita tentang evolusi kosmik secara signifikan.