
Courtesy of TechCrunch
Last Energy Kembangkan Reaktor Modular Kecil untuk Solusi Energi Masa Depan
Menjelaskan bagaimana Last Energy menggunakan pendekatan reaktor modular kecil dengan desain lama yang diperbaharui untuk menyediakan sumber energi nuklir yang lebih terjangkau dan efisien, serta menggarisbawahi momentum investasi yang besar dalam startup nuklir sebagai jawaban atas kebutuhan energi masa depan.
16 Des 2025, 20.00 WIB
32 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Last Energy fokus pada pengembangan reaktor nuklir modular kecil untuk meningkatkan efisiensi energi.
- Pendanaan untuk startup nuklir meningkat seiring dengan kebutuhan energi yang terus berkembang.
- Pendekatan inovatif Last Energy dalam desain reaktor dapat membantu mengurangi biaya dan limbah nuklir.
Texas, Amerika Serikat - Last Energy adalah startup yang fokus membuat reaktor nuklir modular kecil untuk memenuhi kebutuhan energi modern, terutama untuk pusat data dan kebutuhan rumah tangga yang besar. Mereka mendapatkan dana segar senilai 100 juta dolar AS untuk mengembangkan reaktor ini, yang dirancang agar lebih efisien dan murah dibandingkan reaktor tradisional.
Reaktor yang dikembangkan sebesar 20 megawatt bisa memasok listrik untuk sekitar 15.000 rumah. Teknologi reaktor ini mengambil desain lama yang pernah digunakan pada kapal nuklir NS Savannah, tetapi kini disesuaikan dan diperbaharui agar cocok untuk penggunaan komersial modern.
Salah satu keunikan reaktor Last Energy adalah tidak perlu diservis selama masa operasionalnya. Reaktor ini dipasang dalam kotak baja seberat 1.000 ton yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan limbah nuklir setelah masa pakai selesai, sehingga mengurangi biaya dan risiko pengelolaan limbah.
Perusahaan berencana memulai pembangunan reaktor pilot berkapasitas 5 megawatt di lokasi Texas A&M pada tahun depan dan menargetkan memproduksi reaktor komersial 20 megawatt mulai tahun 2028. Pendanaan baru ini sepenuhnya mendukung proyek pilot tersebut dan persiapan komersialisasi produk.
Baca juga: Deep Fission Luncurkan Reaktor Nuklir Modular Bawah Tanah Gravity untuk Energi Aman dan Murah
Dengan meningkatnya minat dan dana dari berbagai investor, termasuk Google, industri nuklir mulai mendapat momentum setelah bertahun-tahun berada di bawah bayang-bayang keraguan. Pendekatan manufaktur massal diharapkan akan menurunkan biaya dan membuat energi nuklir lebih terjangkau dan bisa diandalkan untuk masa depan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2025/12/16/nuclear-startup-last-energy-raises-100m-for-its-steel-encased-micro-reactor/
[1] https://techcrunch.com/2025/12/16/nuclear-startup-last-energy-raises-100m-for-its-steel-encased-micro-reactor/
Analisis Ahli
Michael Shellenberger
"Pengembangan reaktor modular kecil adalah langkah strategis yang bisa membuat energi nuklir lebih aman, lebih murah, dan lebih dapat diterima oleh publik. Ini bisa menjadi kunci untuk mencapai transisi energi bersih yang ambisius."
Jacopo Buongiorno
"Pemanfaatan desain reaktor yang sudah terbukti dan penekanan pada modularitas dan produksi massal akan mempercepat komersialisasi dan menekan biaya operasional serta pembangunan infrastruktur nuklir."
Analisis Kami
"Pendekatan Last Energy yang memanfaatkan desain lama dengan inovasi manufaktur modern sangat menjanjikan, karena berhasil mengurangi risiko dan biaya pengembangan reaktor baru. Namun, tantangan regulasi dan kepercayaan masyarakat terhadap nuklir tetap menjadi hambatan utama yang harus diatasi agar solusi ini benar-benar dapat merevolusi sektor energi."
Prediksi Kami
Industri energi nuklir akan semakin diminati dan mengalami percepatan pembangunan reaktor modular kecil, yang dapat menurunkan biaya energi nuklir secara signifikan dan menarik lebih banyak investasi di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Bret Kugelmass dan apa perannya dalam Last Energy?A
Bret Kugelmass adalah pendiri dan CEO Last Energy, yang berfokus pada pengembangan reaktor nuklir modular.Q
Apa itu reaktor modular kecil yang dikembangkan oleh Last Energy?A
Reaktor modular kecil adalah reaktor nuklir yang dirancang untuk diproduksi secara massal, dengan kemampuan menghasilkan 20 megawatt energi listrik.Q
Mengapa ada peningkatan minat terhadap energi nuklir saat ini?A
Ada peningkatan minat terhadap energi nuklir karena permintaan daya yang tinggi dari pusat data dan kesadaran akan pentingnya sumber energi bersih.Q
Bagaimana Last Energy berencana mengurangi biaya produksi energi nuklir?A
Last Energy berencana mengurangi biaya produksi melalui desain inovatif dan teknik manufaktur yang efisien, serta memproduksi dalam jumlah besar.Q
Apa yang membedakan Last Energy dari startup nuklir lainnya?A
Last Energy berbeda karena menggunakan desain reaktor lama yang telah diperbarui dan berfokus pada encasing inti reaktor dalam baja untuk mengurangi limbah dan biaya.
