Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Gravity Nuclear Reactor: Reaktor Nuklir Bawah Tanah yang Aman dan Murah Terobosan Baru

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
News Publisher
24 Nov 2025
96 dibaca
2 menit
Gravity Nuclear Reactor: Reaktor Nuklir Bawah Tanah yang Aman dan Murah Terobosan Baru

AI summary

Deep Fission mengembangkan Gravity Nuclear Reactor untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi energi nuklir.
Desain reaktor yang diletakkan di bawah tanah mengurangi biaya dan risiko lingkungan.
Perusahaan berencana untuk memulai konstruksi unit pertama pada tahun 2026.
Deep Fission, startup energi nuklir asal California, baru-baru ini mengumumkan nama resmi reaktor modular kecil yang mereka kembangkan yaitu Gravity Nuclear Reactor. Sistem ini dimaksudkan untuk ditempatkan satu mil di bawah permukaan tanah guna memanfaatkan kekuatan alami gravitasi sebagai alat utama desainnya. Dengan menempatkan reaktor di kedalaman tersebut, diharapkan dapat membuat produksi energi nuklir lebih aman dan efisien secara biaya.Reaktor Gravity ini menggunakan teknologi sumur bor yang sudah matang dari sektor minyak, gas, dan geotermal, dimana reaktor akan dipasang di lubang bor yang berisi air bertekanan hingga 160 atmosfer. Desain ini mampu menggantikan perlunya bangunan besar di permukaan tanah dan juga menjadikan lingkungan sekitarnya sebagai sistem kontainment alami yang kuat. Bahan bakar yang digunakan adalah uranium yang sudah diperkaya rendah, menggunakan rantai pasokan yang telah ada.Startup ini menargetkan biaya produksi listrik Levelized Cost of Electricity (LCOE) antara 50 hingga 70 dolar AS per megawatt jam dan mampu membangun reaktor dalam waktu hanya sekitar enam bulan saja. Mereka juga menargetkan pencapaian kritisitas pertama pada 4 Juli 2026 dan memiliki rencana pengembangan proyek komersial di Texas, Utah, dan Kansas dengan pipeline pelanggan mencapai 12,5 gigawatt.Untuk proses pembangunan, dibutuhkan waktu sekitar empat minggu untuk pengeboran, sampai 10 minggu untuk instalasi, serta dua bulan untuk tahap commissioning. Meski jadwal sangat ketat, adanya program Reactor Pilot dari Departemen Energi membantu mempercepat pengembangan proyek ini. Ke depannya, Deep Fission juga mempertimbangkan untuk melisensikan teknologi mereka atau menjual reaktor guna mempercepat perluasan teknologi.Salah satu keuntungan utama dari sistem ini adalah keamanannya karena reaktor diletakkan jauh di dalam batuan keras, yang meminimalkan risiko kecelakaan atau serangan eksternal. Tantangan utama yang masih harus dihadapi adalah bagaimana melakukan pemeliharaan dan monitoring peralatan di kedalaman tersebut dengan tetap efisien dan aman. Jika berhasil, teknologi ini bisa menjadi tonggak baru dalam pengembangan energi nuklir yang lebih ramah lingkungan dan lebih cepat dioperasikan.

Experts Analysis

Liz Muller
Menekankan alasan penggunaan gravitas sebagai kekuatan paling terpercaya untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi reaktor.
Mike Brasel
Menunjukkan filosofi desain Deep Fission yang mengandalkan kekuatan alam secara stabil untuk energi nuklir yang aman dan berkelanjutan.
Editorial Note
Penerapan teknologi ini sangat inovatif karena menggabungkan keandalan alam dan kemajuan teknologi pengeboran industri lain untuk mengatasi tantangan besar dalam keamanan nuklir. Namun, tantangan teknis terkait pemeliharaan dan monitoring bawah tanah memerlukan pengembangan solusi teknologi yang matang agar proyek ini benar-benar berhasil dan dapat diandalkan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.