Deep Fission Luncurkan Reaktor Nuklir Modular Bawah Tanah Gravity untuk Energi Aman dan Murah
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
24 Nov 2025
294 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Deep Fission berinovasi dengan menempatkan reaktor nuklir jauh di bawah tanah untuk meningkatkan keamanan.
Desain Gravity Nuclear Reactor dapat mengurangi biaya proyek hingga 80% dibandingkan dengan pembangkit nuklir tradisional.
Perusahaan menargetkan untuk menyelesaikan unit pertamanya pada tahun 2026 dengan dukungan dari program pilot Departemen Energi.
Deep Fission, sebuah startup energi nuklir di California, mengumumkan nama resmi untuk reaktor modular kecil bawah tanah mereka yaitu Gravity Nuclear Reactor. Sistem ini ditempatkan satu0.00 km (mil) di bawah permukaan bumi dalam lubang bor yang diisi air, memanfaatkan tekanan alami bumi untuk menciptakan lingkungan operasi reaktor yang stabil dan aman.
Reaktor ini menggunakan teknologi yang sudah terbukti dari industri minyak dan gas, serta bahan bakar uranium yang sudah ada dalam rantai pasok global. Penempatan bawah tanah juga membantu mengurangi kebutuhan bangunan permukaan besar dan menghemat penggunaan lahan, sehingga biaya pembangunan bisa ditekan sampai 80% dan konstruksi berlangsung hanya sekitar enam bulan.
Deep Fission menargetkan reaktor Gravity dapat mulai beroperasi dan mencapai kritikalitas pada 4 Juli 2026. Rencana awal proyek komersial akan dipusatkan di beberapa lokasi seperti Texas, Utah, dan Kansas setelah perizinan federal selesai. Perusahaan ini juga membuka opsi untuk melisensikan teknologi atau menjual reaktor guna mempercepat pertumbuhan.
Keunggulan utama dari desain ini adalah tingkat keselamatan yang tinggi karena reaktor terlindungi oleh kedalaman dan tekanan alami bumi, serta sistem kontainment geologi yang kuat. Ini juga membatasi risiko kecelakaan di permukaan seperti dampak cuaca ekstrim atau tabrakan pesawat dan meminimalkan bahaya bagi lingkungan sekitar.
Meskipun ada banyak manfaat, para ahli juga mengingatkan bahwa pemeliharaan dan monitoring reaktor di kedalaman satu0.00 km (mil) menjadi tantangan besar, terutama untuk penggantian bahan bakar dan perbaikan. Namun, Deep Fission optimis bahwa dengan teknologi dan dukungan DOE, target ambisius mereka akan tercapai dalam waktu dekat.
Analisis Ahli
Liz Muller
Menganggap gravitasi dan kekuatan alami sebagai elemen utama dalam desain untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi reaktor.Mike Brasel
Menegaskan filosofi desain yang menitikberatkan pada kestabilan dan penggunaan kekuatan alam dalam pembangkit listrik nuklir.IEEE Spectrum Experts
Menyatakan bahwa penempatan bawah tanah dapat menyelesaikan beberapa masalah keselamatan, namun menimbulkan tantangan besar untuk pemeliharaan dan monitoring.

