AI summary
Lubang hitam supermasif dapat menciptakan angin kosmik dengan kecepatan yang sangat tinggi. Letusan X-ray yang dihasilkan oleh lubang hitam dapat membantu memahami proses magnetik di sekitar mereka. Penelitian tentang AGN memberikan wawasan tentang bagaimana galaksi berkembang seiring waktu. Para astronom baru-baru ini mengamati sebuah lubang hitam supermasif di pusat galaksi spiral NGC 3783 yang melepaskan angin dengan kecepatan mencapai 60.000 kilometer per detik, atau sekitar satu per lima dari kecepatan cahaya. Kecepatan ini sangat luar biasa dan belum pernah disaksikan sebelumnya.Sebelum angin ini muncul, lubang hitam tersebut memancarkan semburan besar sinar-X. Para peneliti percaya bahwa fenomena ini terjadi karena medan magnet yang kompleks di sekitar lubang hitam tiba-tiba melurus dan melepaskan energi besar, mirip dengan ledakan matahari yang disebut coronal mass ejection.Pengamatan dilakukan menggunakan dua teleskop ruang angkasa dari European Space Agency, yaitu XMM-Newton dan XRISM, yang bekerja sama untuk menangkap proses dari semburan awal hingga angin tinggi yang dihasilkan. Pendekatan kolaboratif ini memberikan data rinci dan saling melengkapi.Penemuan ini penting karena angin dan flare seperti ini diyakini memegang peranan kunci dalam cara galaksi berevolusi. Dengan memahami aktivitas di pusat galaksi, ilmuwan dapat mempelajari pengaruh lubang hitam supermasif terhadap pembentukan dan perubahan galaksi mereka sepanjang waktu.Studi ini diterbitkan dalam jurnal Astronomy & Astrophysics pada 9 Desember, dan menjadi langkah awal untuk riset lebih lanjut menggunakan teknologi teleskop X-ray terbaru dalam mengungkap misteri lubang hitam dan galaksi aktif di alam semesta.
Penemuan ini membuka babak baru dalam studi lubang hitam dengan menunjukkan bahwa medan magnet memegang peranan penting dalam memicu angin kecepatan ultra-tinggi, yang sebelumnya kurang dipahami. Kekayaan data dari penggabungan instrumen XMM-Newton dan XRISM memberikan peluang besar untuk mengeksplorasi dinamika AGN di berbagai galaksi.