Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Flare Terkuat Lubang Hitam Supermasif Terungkap, Lebih Terang Dari 10 Triliun Matahari

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
InterestingEngineering InterestingEngineering
09 Nov 2025
6 dibaca
2 menit
Flare Terkuat Lubang Hitam Supermasif Terungkap, Lebih Terang Dari 10 Triliun Matahari

Rangkuman 15 Detik

Flare dari lubang hitam J2245+3743 merupakan peristiwa paling terang yang pernah diamati dari lubang hitam.
Tidal Disruption Event menunjukkan bahwa bintang besar dapat ada di dalam disk gas AGN.
Penemuan ini membantu ilmuwan memahami model penyampaian lubang hitam dan efek dilatasi waktu kosmologis di galaksi yang jauh.
Para peneliti baru-baru ini menemukan flare paling terang dan kuat yang pernah diamati berasal dari sebuah lubang hitam supermasif bernama J2245+3743, yang lokasinya sekitar 10 miliar tahun cahaya dari Bumi. Lubang hitam ini memiliki massa sekitar 500 juta kali massa Matahari. Flare yang terjadi sekitar tahun 2018 ini membuat objek tersebut menjadi 40 kali lebih terang dan 30 kali lebih terang dibanding peristiwa sejenis lain yang pernah dicatat. Pada puncaknya, flare tersebut memancarkan energi setara dengan 10 triliun Matahari. Peristiwa ini terjadi karena bintang seberat kira-kira 30 kali massa Matahari terjebak oleh gravitasi kuat lubang hitam hingga robek dan hancur dalam event yang disebut Tidal Disruption Event (TDE). Sebagian gas bintang melesat keluar, sementara sebagian lagi jatuh ke lubang hitam dan panas, sehingga memancarkan cahaya intens. Temuan ini unik karena terjadi di dalam Active Galactic Nucleus (AGN), kumpulan gas dan materi di inti galaksi yang sudah aktif memakan materi. Bintang besar seperti ini jarang ditemukan, namun pemodelan menunjukkan materi di sekitar AGN dapat meningkatkan masa bintang, membuatnya sangat besar. Penemuan ini menegaskan pentingnya pengamatan langit jangka panjang oleh fasilitas seperti Zwicky Transient Facility dan Catalina Real-Time Transient Survey, sebab flare ini sempat bertahan lama dan menunjukkan efek dilasi waktu akibat ekspansi alam semesta, memperkuat pemahaman kita terhadap lubang hitam dan galaksi jauh.

Analisis Ahli

K. E. Saavik Ford
Bintang besar yang tumbuh dalam disk AGN sangat langka, namun keberadaannya sangat penting untuk memahami proses tumbuhnya lubang hitam dan dinamika galaksi.
Matthew Graham
Energi dan jarak peristiwa ini luar biasa, menjadikannya kasus unik yang memperkaya pemahaman kita tentang aktivitas lubang hitam dan AGN.