Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

James Webb Temukan Atmosfer Tebal di Planet Lava TOI-561 b yang Unik

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
Forbes Forbes
12 Des 2025
184 dibaca
2 menit
James Webb Temukan Atmosfer Tebal di Planet Lava TOI-561 b yang Unik

Rangkuman 15 Detik

TOI-561 b mungkin memiliki atmosfer yang tebal meskipun berada dekat dengan bintangnya.
Penemuan ini mengubah pemahaman tentang planet dengan periode orbit ultra-pendek.
Atmosfer TOI-561 b menunjukkan dinamika antara lautan magma dan gas, yang dapat memberikan wawasan baru tentang planet berbatu di alam semesta.
NASA melalui James Webb Space Telescope menemukan bukti kuat bahwa TOI-561 b, sebuah planet berbatu di luar tata surya, memiliki atmosfer meski planet ini sangat panas dan kecil. Ini membuat para ilmuwan terkejut karena sebelumnya mereka yakin planet seperti ini tidak bisa mempertahankan atmosfer akibat radiasi bintang induknya. TOI-561 b adalah planet super-Bumi yang berukuran sekitar 1,45 kali dari Bumi dan memiliki massa tiga kali lipat. Planet ini mengorbit sangat dekat ke bintangnya sehingga satu tahun di planet ini hanya berlangsung 11 jam, dan permukaannya dipenuhi lava cair yang panas. Menggunakan instrumen NIRSpec pada teleskop JWST, para peneliti mengamati suhu di permukaan hari hari dan menemukan suhu lebih rendah daripada yang diprediksi oleh model planet berbatu tanpa atmosfer. Hasil ini mengindikasikan adanya atmosfer yang menyerap panas dan mengedarkan energi di planet tersebut. Penelitian selanjutnya mengusulkan bahwa atmosfer ini terbentuk dari proses dinamis di mana gas dilepaskan dari magma di dalam planet dan terus diperbarui meski ada gas yang hilang ke luar angkasa. Dengan cara ini, atmosfer tetap stabil dalam waktu lama meskipun planet berada di kondisi yang keras. Penemuan ini juga menguatkan fakta bahwa TOI-561 b adalah planet yang sangat tua, mungkin berumur hampir 10 miliar tahun, menunjukkan bahwa pembentukan planet berbatu sudah terjadi sejak awal galaksi kita. Temuan ini membuka potensi untuk memahami lebih jauh evolusi planet dan kemungkinan kondisi kehidupan di masa depan.

Analisis Ahli

Nicole Wallack
Penemuan atmosfer ini mengubah asumsi lama tentang planet ultra-periode pendek dan menunjukkan bahwa kondisi planet ekstrasurya jauh lebih kompleks dari yang diperkirakan.
Anjali Piette
Atmosfer yang mengandung uap air dan gas lain dapat menyerap dan mendistribusikan panas, yang sangat penting untuk pemahaman iklim dan kondisi planet tersebut.