Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kebakaran Gedung Terra Drone Di Jakarta Tewaskan 22 Orang, Awal Dari Baterai Meledak

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
10 Des 2025
1402 dibaca
2 menit
Kebakaran Gedung Terra Drone Di Jakarta Tewaskan 22 Orang, Awal Dari Baterai Meledak

TLDR

Kebakaran di gedung Terra Drone di Jakarta menyebabkan 22 korban tewas.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari baterai yang berada di lantai 1 gedung.
RS Bhayangkara melakukan identifikasi terhadap jenazah korban kebakaran yang terjadi.
Pada Selasa siang, sebuah kebakaran besar melanda gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebakaran ini awalnya muncul dari lantai pertama dan diyakini berasal dari baterai yang terbakar. Karyawan sempat mencoba memadamkan api, namun api semakin membesar dan menyebar hingga ke lantai enam.Terra Drone Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam pemanfaatan drone untuk survei, inspeksi, dan pemetaan udara. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Aero Geosurvey Indonesia dan bergabung dengan Terra Drone Corporation pada 2018. Terra Drone didirikan oleh Toru Tokushige pada 2016 yang sebelumnya juga sukses di perusahaan kendaraan listrik.Akibat kebakaran ini, sebanyak 22 orang meninggal dunia. Proses identifikasi jenazah dilakukan oleh tim DVI Polri di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri. Hingga saat ini, sudah ada 10 jenazah yang berhasil diidentifikasi dengan rincian nama dan alamat yang sudah diumumkan kepada publik.Para korban yang meninggal berasal dari berbagai wilayah Jakarta dan luar Jakarta. Tim medis dan kepolisian bekerja sama untuk memastikan seluruh jenazah dapat teridentifikasi dengan baik dan keluarga korban mendapatkan informasi secara transparan.Kasus ini menyadarkan pentingnya pengamanan yang baik terhadap sumber api seperti baterai di gedung perkantoran. Pihak berwenang diprediksi akan mengadakan inspeksi lebih ketat dan regulasi yang lebih kuat terkait standar keamanan bangunan dan penggunaan teknologi baterai demi mencegah tragedi serupa di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.