Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Picu Waspada Baterai Litium Berbahaya

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
10 Des 2025
1362 dibaca
2 menit
Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Picu Waspada Baterai Litium Berbahaya

TLDR

Kebakaran yang disebabkan oleh baterai litium memiliki risiko yang sangat besar.
Gas hidrogen yang dihasilkan dari reaksi lithium dengan air adalah sangat mudah terbakar.
Pemadam kebakaran perlu menggunakan metode khusus untuk menangani kebakaran yang disebabkan oleh baterai litium.
Pada 9 Desember 2025, Gedung Terra Drone di Jakarta terbakar hebat, menyebabkan kematian sedikitnya 22 orang. Kebakaran ini dimulai dari baterai litium yang digunakan dalam drone, yang menjadi sumber api dan sangat sulit dipadamkan. Kejadian ini mengingatkan kita akan bahaya teknologi baterai modern yang memerlukan penanganan khusus.Baterai litium terkenal sulit dipadamkan karena reaksi kimianya saat bersentuhan dengan air, yang menghasilkan gas hidrogen dan hidroksida. Gas hidrogen sangat mudah terbakar dan jika diberikan air sebagai pemadam, bisa menimbulkan ledakan atau memperparah kebakaran. Hal inilah yang membuat penanganan kebakaran ini sangat kompleks.Selain risiko kebakaran, bahan yang keluar ketika baterai litium bocor juga beracun, seperti asam fluorida yang bisa menyebabkan iritasi hebat pada mata dan paru-paru. Kondisi ini memperparah bahaya yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar saat kejadian.Sebelumnya, Penerbangan Federal (FFA) merekomendasikan penggunaan halon dan air sebagai pemadam, namun halon kini dilarang karena merusak ozon. Oleh karena itu, pilihan terbaik saat ini adalah menggunakan pemadam api jenis kering yang aman dan efektif dalam menghadapi kebakaran baterai litium.Kejadian ini mendorong perlunya evaluasi ulang terhadap prosedur keselamatan penggunaan baterai litium, edukasi kepada publik dan petugas, serta investasi pada teknologi pemadam kebakaran yang lebih canggih. Dengan langkah ini, diharapkan insiden serupa bisa dicegah di masa datang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.