Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bagaimana AI Generatif Mengubah Peran Akuntan Jadi Lebih Strategis dan Efisien

Finansial
Perencanaan Keuangan
News Publisher
09 Des 2025
6 dibaca
2 menit
Bagaimana AI Generatif Mengubah Peran Akuntan Jadi Lebih Strategis dan Efisien

TLDR

Kesiapan organisasi dalam menggunakan AI masih tertinggal meskipun keyakinan terhadap teknologi meningkat.
AI dapat mengotomatiskan tugas-tugas rutin dalam akuntansi, memungkinkan profesional untuk fokus pada strategi.
Membangun kepercayaan dalam penggunaan AI adalah kunci untuk meningkatkan adopsi di sektor akuntansi.
Menurut laporan terbaru dari Thomson Reuters Institute, mayoritas profesional akuntansi yakin bahwa kecerdasan buatan (AI) generatif akan menjadi bagian penting dari alur kerja mereka dalam lima tahun ke depan. Namun, masih banyak organisasi yang belum siap, karena sebagian besar belum mendapatkan pelatihan dan kebijakan terkait AI belum diatur secara jelas. Ini menjadi tantangan besar untuk memanfaatkan teknologi ini secara efektif di sektor akuntansi.Para pemimpin dari platform besar seperti QuickBooks, Sage, Xero, dan FreshBooks membagikan visi mereka bahwa AI tidak akan menggantikan manusia, melainkan membebaskan mereka dari tugas-tugas rutin yang memakan banyak waktu, seperti mengelola faktur dan pembayaran. AI dapat mengotomatisasi pekerjaan administratif sehingga para profesional keuangan bisa fokus pada tugas yang lebih strategis dan bernilai tambah.AI dapat menampilkan data secara real-time dan membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat, misalnya dalam menentukan proyek yang menguntungkan atau mengelola anggaran pembayaran vendor. Namun, tantangan terbesar dalam adopsi AI adalah membangun kepercayaan, karena banyak orang masih ragu dengan akurasi dan keamanan teknologi ini saat menangani uang dan informasi sensitif.Para eksekutif menekankan pentingnya pendekatan 'human in the loop' agar manusia tetap memvalidasi keputusan penting, terutama dalam hal kepatuhan dan penilaian yang memerlukan intuisi. Selain itu, teknologi AI harus dirancang agar tidak menakutkan dan mudah diintegrasikan dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga mengurangi rasa takut dan ketidakpastian di kalangan pengguna.Dengan AI mengotomatisasi pekerjaan administratif, profesi akuntansi diyakini akan lebih menarik bagi generasi muda yang kini kurang berminat memilih jurusan ini. AI akan membantu para akuntan untuk lebih fokus pada strategi bisnis dan konsultasi, yang membuat pekerjaan mereka lebih menantang dan bermanfaat. Pada akhirnya, organisasi yang berhasil menggabungkan AI ke dalam proses mereka akan mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar.

Experts Analysis

Aaron Harris
AI harus diimplementasikan dengan aturan yang ketat untuk menghindari kesalahan, terutama dalam tugas-tugas yang memerlukan akurasi tinggi.
David Hahn
Menjaga 'human in the loop' penting agar keputusan krusial tetap dikontrol oleh manusia demi kepercayaan dan kepatuhan.
Sukhinder Singh Cassidy
Kepercayaan adalah kunci bagi pengguna untuk memanfaatkan AI dalam mengelola keuangan mereka secara penuh dan otomatis.
Shaheen Javadizadeh
Ketidakpastian adalah ketakutan utama selain teknologi itu sendiri; AI harus dibuat mudah dan tidak mengintimidasi agar lebih diterima.
Editorial Note
AI generatif berpotensi menjadi game changer dalam dunia akuntansi, namun tanpa investasi serius dalam pelatihan dan kebijakan, teknologi ini hanya akan menjadi alat yang kurang maksimal dimanfaatkan. Organisasi harus segera fokus tidak hanya pada teknologi, tetapi juga pada budaya dan kepercayaan agar penerapan AI bisa berjalan sukses dan diterima luas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.