Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fenomena Terdamparnya Hiu Paus di Indonesia Picu Kekhawatiran Konservasi

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (3mo ago) climate-and-environment (3mo ago)
09 Des 2025
57 dibaca
2 menit
Fenomena Terdamparnya Hiu Paus di Indonesia Picu Kekhawatiran Konservasi

Rangkuman 15 Detik

Hiu paus mengalami penurunan populasi yang signifikan akibat aktivitas manusia.
Kejadian hiu paus terdampar menunjukkan pola tertentu yang dapat digunakan untuk tindakan pencegahan.
Meningkatnya jumlah hiu paus terdampar dapat mengancam upaya pemulihan spesies ini secara keseluruhan.
Seekor hiu tutul atau hiu paus sepanjang sekitar 4 meter ditemukan terdampar dalam keadaan mati di Pantai Pagak, Purworejo, Jawa Tengah. Kejadian ini bukan yang pertama karena beberapa kali kasus kematian hiu paus sering terjadi di perairan Indonesia, yang menunjukkan adanya masalah serius bagi kelangsungan hidup spesies tersebut. Hiu paus adalah ikan terbesar yang masih hidup di dunia dan hidup di perairan tropis seperti Indonesia. Namun, populasinya menurun drastis akibat aktivitas manusia seperti penangkapan ikan yang berlebihan, tabrakan kapal, dan polusi laut. Kini, hiu paus masuk dalam daftar hewan terancam punah berdasarkan penilaian IUCN. Sebuah studi baru mengumpulkan 115 kejadian hiu paus terdampar di berbagai wilayah perairan Indonesia selama sepuluh tahun terakhir. Studi ini menemukan pola kejadian yang jelas, terutama di Jawa Barat dan Jawa Timur, serta kaitan dengan fenomena musim muson dan upwelling yang mempengaruhi pola makan hiu paus. Meski upaya pelepasliaran hiu paus yang terdampar masih dilakukan dengan tingkat keberhasilan sekitar 71%, kematian tetap tinggi terutama pada hiu muda. Faktor manusia seperti alat tangkap ikan, lalu lintas kapal dan polusi semakin memperparah risiko kematian hiu paus di habitat aslinya. Penelitian ini menjadi dasar penting bagi pemerintah untuk merumuskan strategi pencegahan lebih terencana dan berbasis risiko agar populasi hiu paus dapat pulih. Jika tidak, risiko kepunahan akan meningkat dan kehidupan laut Indonesia akan kehilangan satu spesies yang sangat penting bagi ekosistem.

Analisis Ahli

Mochamad Iqbal Herwata
Kejadian terdampar hiu paus berhubungan erat dengan pola musim dan oseanografi, serta aktivitas manusia yang memperburuk kondisi, sehingga dibutuhkan pendekatan mitigasi berbasis risiko yang lebih sistematis.