Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengaruh Smartphone pada Anak: Risiko Depresi, Obesitas, dan Kurang Tidur

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (3mo ago) health-and-medicine (3mo ago)
09 Des 2025
188 dibaca
2 menit
Pengaruh Smartphone pada Anak: Risiko Depresi, Obesitas, dan Kurang Tidur

Rangkuman 15 Detik

Penggunaan smartphone dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik anak.
Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penggunaan smartphone dengan depresi dan obesitas pada anak.
Orang tua perlu mempertimbangkan dengan hati-hati penggunaan smartphone oleh anak-anak dan memastikan penggunaannya bertanggung jawab.
Dalam dua dekade terakhir, smartphone menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak yang bahkan berusia di bawah 12 tahun. Banyak orang tua kini memberikan izin atau bahkan mendorong anak-anak untuk menggunakan ponsel dalam rutinitas mereka. Namun, muncul kekhawatiran atas berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan gadget ini pada kesehatan anak-anak. Sebuah penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Anak Philadelphia oleh psikiater Ran Barzilay menganalisis data lebih dari 10.588 anak dan menemukan hubungan antara penggunaan smartphone dengan beberapa masalah kesehatan. Anak-anak yang menggunakan ponsel memiliki risiko depresi yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menggunakan ponsel, yakni 6,5% berbanding 4,5%. Selain kesehatan mental, risiko obesitas juga lebih besar dialami anak yang menggunakan gadget. Studi menunjukkan 18% anak dengan ponsel menghadapi obesitas, sedangkan anak tanpa ponsel hanya sekitar 12%. Faktor kurang tidur juga menjadi perhatian, dimana hampir setengah anak dengan ponsel mengalami tidur kurang dari sembilan jam per malam dibanding sebelahnya yang tidak menggunakan ponsel. Meski demikian, para peneliti juga menegaskan bahwa smartphone memiliki manfaat bila digunakan dengan benar. Fasilitas komunikasi dan memperkuat hubungan sosial adalah nilai positif yang bisa didapatkan anak-anak dari gawai ini, terutama untuk keamanan dan akses informasi yang mendukung pertumbuhan mereka. Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam memberikan akses smartphone kepada anak-anaknya. Pengawasan dan edukasi yang tepat sangat diperlukan agar dampak negatif penggunaan ponsel dapat diminimalkan, dan manfaatnya dapat lebih optimal dirasakan.

Analisis Ahli

Ran Barzilay
Smartphone perlu dipandang sebagai faktor penting dalam kesehatan remaja dan harus dipakai secara hati-hati untuk meminimalisir risiko depresi dan masalah kesehatan lainnya.