Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pembatasan Waktu Penggunaan HP di Jepang Bisa Jadi Pelajaran bagi Indonesia

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
29 Sep 2025
62 dibaca
2 menit
Pembatasan Waktu Penggunaan HP di Jepang Bisa Jadi Pelajaran bagi Indonesia

Rangkuman 15 Detik

Pentingnya membatasi penggunaan perangkat digital untuk kesehatan anak.
Kota Toyoake mengimplementasikan aturan baru untuk mengatasi kecanduan HP.
Banyak masyarakat Indonesia yang menghabiskan waktu berlebihan di internet, melebihi rata-rata global.
Konsumsi konten digital yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik, seperti gangguan tidur dan menurunnya kualitas interaksi antar keluarga. Di Indonesia, masyarakat sangat bergantung pada ponsel untuk mengakses internet dengan waktu penggunaan yang cukup tinggi setiap harinya. Menghadapi masalah ini, Kota Toyoake di Jepang mulai 1 Oktober 2025 menerapkan aturan pembatasan penggunaan HP dan perangkat digital lainnya maksimal dua jam sehari, kecuali untuk keperluan sekolah dan pekerjaan. Anak-anak juga dibatasi penggunaannya di malam hari demi menjaga kualitas tidur dan kesehatan mereka. Aturan ini disahkan tanpa sanksi, namun memberikan sinyal penting tentang bahaya penggunaan teknologi secara berlebihan. Pemerintah Toyoake juga mendukung orang tua untuk mengatur penggunaan perangkat digital di rumah dan menyediakan layanan konsultasi. Data terbaru mengungkap bahwa hampir seluruh masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menggunakan ponsel untuk mengakses internet, dengan durasi rata-rata sekitar 7 jam lebih, yang jauh di atas rata-rata dunia. Perempuan muda disebut sebagai kelompok dengan penggunaan paling intensif melalui ponsel. Kebiasaan penggunaan internet yang tinggi ini berpotensi menimbulkan kecanduan dan masalah kesehatan jika tidak diimbangi dengan pengaturan waktu yang tepat. Indonesia perlu mengambil pelajaran dari Jepang untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi seluruh masyarakat.

Analisis Ahli

Dr. Dian Paramita (Psikolog Anak)
Pembatasan waktu penggunaan perangkat digital dapat membantu mengurangi masalah gangguan tidur dan meningkatkan kualitas interaksi keluarga, terutama pada anak-anak dan remaja yang sedang berkembang.
Prof. Budi Santoso (Ahli Teknologi Informasi)
Masyarakat Indonesia sangat tinggi penggunaannya terhadap perangkat digital yang perlu diimbangi dengan regulasi dan pendidikan penggunaan teknologi agar tidak menimbulkan kecanduan yang merugikan.