TLDR
Chicago Tribune menggugat Perplexity atas pelanggaran hak cipta. RAG dikritik karena dianggap menggunakan konten berita tanpa izin. Gugatan ini mencerminkan ketegangan antara industri media dan teknologi terkait penggunaan konten. Chicago Tribune mengajukan gugatan hukum terhadap mesin pencari berbasis AI, Perplexity, karena diduga menggunakan konten Tribune tanpa izin. Gugatan ini mencuat setelah Tribune menduga bahwa mesin pencari tersebut menyalin konten secara verbatim dan menggunakan data tersebut dalam teknologi AI mereka.Perplexity awalnya mengatakan bahwa mereka tidak melatih model AI menggunakan karya Tribune, tetapi mengakui mungkin menggunakan ringkasan fakta yang tidak langsung. Meskipun begitu, Tribune tetap menuduh bahwa Perplexity secara langsung menggunakan konten asli mereka dalam sistem AI, khususnya menggunakan teknologi bernama Retrieval Augmented Generation (RAG).Retrieval Augmented Generation (RAG) adalah metode AI untuk mengurangi kesalahan dengan hanya menggunakan sumber data yang dianggap akurat dan terverifikasi. Tribune menuduh bahwa Perplexity mencuri konten mereka untuk dimasukkan dalam sistem RAG tanpa izin, dan juga melewati paywall Tribune melalui fitur peramban AI yang disebut Comet.Kasus ini bukanlah yang pertama dari MediaNews Group dan Tribune Publishing dalam menggugat perusahaan besar teknologi AI. Mereka sebelumnya telah menggugat OpenAI dan Microsoft atas penggunaan konten untuk pelatihan model AI. Gugatan serupa juga dilakukan oleh platform lain seperti Reddit dan Dow Jones.Sampai saat ini, Perplexity belum memberikan tanggapan resmi atas gugatan ini. Sementara hukum terkait penggunaan teknologi RAG dan pelanggaran hak cipta di ranah AI masih berkembang, kasus ini bisa menjadi penentu penting mengenai bagaimana teknologi AI boleh menggunakan data dari penerbit dan pencipta konten.