Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pentagon Siapkan Program Drone Dominance: 200.000 Drone Serang untuk Militer AS

Teknologi
Robotika
robotics (4mo ago) robotics (4mo ago)
03 Des 2025
37 dibaca
2 menit
Pentagon Siapkan Program Drone Dominance: 200.000 Drone Serang untuk Militer AS

Rangkuman 15 Detik

Pentagon meluncurkan program dominasi drone untuk meningkatkan kemampuan militer dengan sistem tanpa awak yang murah dan cepat.
Program ini akan mengakibatkan pembelian lebih dari 200.000 drone dan melibatkan proses seleksi yang kompetitif bagi vendor.
Dampak penggunaan drone kecil dalam konflik modern semakin nyata, menjadikannya alat penting di medan perang.
Pada awal tahun 2024, Pentagon mengumumkan rencana ambisius untuk membeli lebih dari 200.000 drone kecil yang akan digunakan militer Amerika Serikat hingga tahun 2027. Rencana ini merupakan salah satu usaha terbesar untuk mempercepat pengadaan drone serang yang murah dan dapat digunakan dalam jumlah besar untuk operasi militer. Program ini dibangun berdasarkan kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, yang menekankan pentingnya membangun kembali basis industri AS untuk sistem tanpa awak serta menyediakan alat perang yang terjangkau dan efektif bagi para prajurit. Pentagon menyediakan dana sebesar 1 miliar dolar yang akan digunakan dalam fase kompetitif four-phase challenge, dimana drone pengembang akan diuji dalam misi nyata dengan jarak serangan yang spesifik dan payload dummy agar memenuhi standar militer sebelum mendapatkan pesanan massal. Misi utama dari drone ini adalah serangan satu arah dalam berbagai kondisi medan, termasuk wilayah terbuka dan area perkotaan, yang menunjukkan pergeseran penting ke arah penggunaan teknologi drone untuk efek cepat dan mematikan di medan perang modern. Keberhasilan program ini diharapkan dapat memperkuat posisi AS dalam dominasi teknologi drone serta mengatasi masalah rantai pasokan dan produksi massal yang selama ini menjadi tantangan besar, membuka era baru dalam peperangan yang mengandalkan teknologi pesawat tanpa awak.

Analisis Ahli

Michael Robbins
Program ini memberikan insentif nyata yang memadukan kontrak bayar saat pengiriman dengan kompetisi berbasis prestasi, sehingga mendorong inovasi dan produksi drone secara cepat serta memperkuat ketahanan rantai pasok nasional.