Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

US Army Kembangkan Drone Senjata Mini Cerdas Tahan Gangguan GPS

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
19 Okt 2025
145 dibaca
2 menit
US Army Kembangkan Drone Senjata Mini Cerdas Tahan Gangguan GPS

Rangkuman 15 Detik

Proyek SCBDS bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serangan drone militer dengan munisi yang lebih kecil dan otonom.
Fokus pada pengoperasian di lingkungan yang terjaga dari jamming menunjukkan kebutuhan akan teknologi yang adaptif dalam perang modern.
Kemajuan teknologi dalam proyek ini bisa memberi manfaat juga di sektor komersial, memperluas aplikasi drone di berbagai bidang.
Angkatan Darat Amerika Serikat sedang mengembangkan sistem senjata mini untuk drone yang dapat memudahkan pasukan khusus melakukan serangan kinetik secara mandiri. Sistem ini dirancang agar mudah dibawa oleh drone berukuran sedang dan dapat mengeksekusi serangan tanpa memerlukan panduan dari kendaraan yang meluncurkannya. Senjata baru ini harus mampu beroperasi dalam lingkungan medan perang yang sarat gangguan sinyal GPS dan radio, menggunakan sistem navigasi internal kecil dan teknologi pengenalan gambar berbasis AI agar tetap bisa menarget dan menyerang musuh secara akurat. Dokumen dari program Small Business Innovation Research menyebutkan bahwa senjata ini harus ringan, tidak lebih dari lima pounds, dengan dua pounds diantaranya sebagai muatan yang efektif. Kecepatannya minimal 99.78 km (62 mil) per jam dan harus mampu menempuh jarak lebih dari 2,8.05 km (5 mil) dengan akurasi yang tinggi. Teknologi ini dikatakan sangat penting mengingat pengalaman perang Ukraina, di mana jamming elektronik membuat banyak drone dan senjata konvensional menjadi tidak efektif. Sistem yang tengah dikembangkan akan memampukan pasukan untuk bertindak lebih otonom bahkan saat dukungan udara tidak tersedia. Selain aplikasi militer, teknologi ini juga bisa dikembangkan untuk penggunaan komersial, seperti inspeksi jembatan dan deteksi bahan berbahaya, dengan memanfaatkan kemampuan pengenalan citra dan AI yang canggih dalam drone.

Analisis Ahli

Dr. Sarah Thompson
Pengembangan senjata drone dengan teknologi computer vision dan AI dalam ukuran kecil akan merubah paradigma peperangan taktis serta mengurangi ketergantungan pada dukungan udara konvensional.
Lt. Col. Mark Rivera
Kemampuan fire-and-forget dalam lingkungan GPS-denied adalah revolusi terbesar berikutnya dalam peperangan drone yang akan membuat pasukan darat lebih mandiri dan efektif.