Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Penipuan Email Dan Telepon Saat Musim Belanja Liburan 2024

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
03 Des 2025
107 dibaca
2 menit
Waspada Penipuan Email Dan Telepon Saat Musim Belanja Liburan 2024

TLDR

Waspadai penawaran yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan selama musim belanja.
Hindari mengklik tautan atau lampiran dari email yang tidak dikenal.
Selalu verifikasi keaslian panggilan telepon yang mencurigakan dengan menghubungi nomor resmi.
Musim belanja liburan tahun ini menjadi waktu yang sangat rawan bagi konsumen karena peningkatan serangan siber yang menggunakan teknik phishing dan penipuan melalui email dan telepon. FBI telah memperingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengecek email dan panggilan yang tampak mencurigakan demi melindungi data pribadi dan keuangan dari kejahatan siber. Penjahat siber menggunakan AI untuk membuat situs palsu dan email yang sulit dibedakan dari sumber asli.Mayoritas serangan phishing yang terdeteksi menargetkan layanan email besar seperti Gmail dan Outlook karena populasi pengguna yang sangat luas. Phishing ini sering mengarahkan korban untuk mengklik tautan berbahaya atau mengunduh lampiran yang mengandung malware, sehingga memperbesar risiko pencurian data dan peretasan akun. FBI sangat menyarankan agar tidak langsung mengklik tautan atau membuka lampiran tanpa memastikan keamanan sumbernya.Penipuan berbalik melalui telepon pun muncul dengan modus penyamaran sebagai petugas bank, perusahaan, atau bahkan aparat penegak hukum. Penipu menggunakan nomor yang tampak resmi agar korban percaya dan memberikan informasi rahasia. FBI menyarankan untuk tidak mempercayai panggilan tanpa verifikasi dan selalu menghubungi nomor resmi langsung.Pengguna Apple Mail, meskipun tidak paling banyak menjadi target, tetap harus waspada karena email dan panggilan palsu kini semakin terintegrasi dalam satu modus penipuan yang memanfaatkan nama-nama besar seperti Apple, Google, Meta, dan Microsoft. Peringatan ini juga memperingatkan supaya tidak berbelanja melalui tautan yang dikirim lewat email, melainkan harus mengunjungi situs resmi secara langsung.Kesimpulannya, masyarakat harus selalu skeptis terhadap tawaran yang terdengar terlalu bagus untuk jadi kenyataan dan harus menerapkan kebiasaan keamanan digital yang ketat selama musim belanja. Edukasi dan kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah terjadinya kerugian besar akibat kejahatan siber yang semakin canggih dan terorganisir.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.