Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Tolak Mandat India Pasang Aplikasi Keamanan Bawaan Di IPhone

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
02 Des 2025
1264 dibaca
2 menit
Apple Tolak Mandat India Pasang Aplikasi Keamanan Bawaan Di IPhone

TLDR

Apple menolak untuk menyematkan aplikasi keamanan pemerintah India ke dalam iPhone.
Sanchar Saathi dirancang untuk meningkatkan keamanan masyarakat dari pencurian dan penipuan online.
Terdapat perdebatan besar di kalangan politik mengenai privasi dan pengawasan terkait mandat pemerintah ini.
Pemerintah India mengeluarkan perintah yang mewajibkan semua pabrikan ponsel untuk menanamkan aplikasi keamanan buatan pemerintah bernama 'Sanchar Saathi' pada perangkat yang dijual di negara tersebut. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu mendeteksi ponsel yang dicuri dan mencegah penyalahgunaan perangkat yang sudah masuk daftar hitam.Apple, salah satu produsen ponsel terbesar, menolak mematuhi perintah tersebut. Perusahaan mengkhawatirkan masalah privasi dan keamanan yang mungkin muncul bila aplikasi tersebut dipaksakan pada ekosistem iOS milik mereka. Apple berniat menyampaikan sikap ini langsung ke pemerintah India.Pemerintah India menyatakan bahwa aplikasi ini akan membantu mengatasi isu pencurian ponsel dan penipuan melalui perangkat curian, mengingat India memiliki pasar ponsel bekas yang besar dengan risiko tinggi terjadinya penyalahgunaan perangkat.Namun, langkah ini mendapat kritik tajam dari oposisi politik India, terutama Partai Kongres, yang menilai aplikasi tersebut bisa menjadi alat pengawasan massal oleh pemerintah. Beberapa anggota parlemen juga mengancam akan membahas masalah ini di Parlemen sebagai pelanggaran privasi.Selain Apple, produsen lain seperti Samsung dan Xiaomi sedang meninjau kebijakan ini. Perbedaan sistem operasi yang terbuka (Android) dan tertutup (iOS) membuat reaksi para produsen bervariasi. Sementara Apple mengambil sikap tegas menolak, pemerintahan Modi tetap melanjutkan mandat tanpa konsultasi mendalam dengan para industri ponsel.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.