Apple Jadi Raja iPhone di China Berkat Diskon Besar dan Hindari Tarif AS
Teknologi
Gadgets dan Wearable
13 Jun 2025
19 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Diskon besar-besaran berkontribusi pada kesuksesan penjualan iPhone 16 di China.
Persaingan di pasar ponsel China semakin ketat, terutama antara Apple dan Huawei.
Tantangan sanksi AS membuat Huawei berusaha keras untuk kembali ke posisi teratas pasar.
Apple berhasil menjadi merek ponsel paling laris di China pada bulan Mei 2024, terutama karena diskon besar pada iPhone 16. Penjualan Apple di China dan Amerika Serikat naik signifikan, sehingga meningkatkan penjualan secara global sebesar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Counterpoint Research menyatakan bahwa lonjakan penjualan ini terjadi karena strategi peritel yang membeli iPhone sebelum tarif baru yang diumumkan Donald Trump mulai berlaku. Diskon besar di platform ecommerce China juga membantu menarik minat konsumen untuk membeli iPhone 16.
Persaingan di pasar ponsel China sangat ketat, terutama dengan merek lokal seperti Huawei yang juga meluncurkan seri premium Pura 80 Pro dengan teknologi kamera canggih yang mengandalkan AI. Namun, Huawei masih belum mengumumkan spesifikasi chip yang digunakan pada produknya.
Amerika Serikat menerapkan larangan penjualan teknologi chip 5G kepada Huawei, dan laporan muncul bahwa TSMC tengah diselidiki terkait penjualan chip ke Huawei. TSMC membantah dan menegaskan akan mematuhi semua aturan pemerintah AS.
Analis dari Counterpoint, Ivan Lam, menyatakan bahwa kondisi pasar ponsel di kuartal II 2024 menjanjikan untuk Apple, tetapi hasil akhirnya akan sangat bergantung pada dua pasar terbesar, yaitu China dan Amerika Serikat.



