Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Astro Mechanica Kembangkan Mesin Supersonik Hibrida Elektrik untuk Penerbangan Masa Depan

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
InterestingEngineering InterestingEngineering
23 Agt 2025
139 dibaca
2 menit
Astro Mechanica Kembangkan Mesin Supersonik Hibrida Elektrik untuk Penerbangan Masa Depan

Rangkuman 15 Detik

Astro Mechanica menerima investasi dari United Airlines Ventures untuk mengembangkan teknologi mesin supersonik.
Mesin yang dikembangkan, Duality, menggunakan arsitektur hibrid listrik untuk efisiensi maksimum.
Perusahaan bertujuan untuk membuat perjalanan supersonik lebih aksesibel dan berkelanjutan untuk mobilitas global.
Astro Mechanica adalah perusahaan aerospace yang berbasis di San Francisco yang sedang mengembangkan teknologi mesin supersonik baru. Mereka mendapat investasi dari United Airlines Ventures, cabang modal ventura United Airlines, untuk mendukung pengembangan mesin ini. Mesin bernama Duality tersebut menggunakan arsitektur hibrida elektrik yang memungkinkan optimasi performa dari kecepatan rendah hingga supersonik, hingga lebih dari Mach 3. Mesin ini bisa berubah fungsi menjadi turbofan, turbojet, atau ramjet sesuai dengan kecepatan penerbangan. Teknologi ini bertujuan mengatasi tantangan terbesar dalam penerbangan supersonik yaitu efisiensi bahan bakar supaya biaya penerbangan bisa lebih rendah dan ramah lingkungan. Mesin ini juga bisa memberikan daya listrik untuk kebutuhan sistem militer seperti Electronic Warfare dan Intelligence Surveillance Reconnaissance. United Airlines Ventures menilai teknologi Astro Mechanica sangat menjanjikan untuk aplikasi militer, komersial, dan kargo jarak jauh. Astro Mechanica tidak hanya membangun pesawat sendiri, tetapi juga berencana menjual teknologi propulsi mereka ke pembuat pesawat pertahanan lain. Investasi terbaru dari United Airlines Ventures diharapkan mempercepat pengembangan dan uji coba prototipe pesawat pertama yang menggunakan mesin Adaptive Hybrid Elektrik ini. Mereka berharap supersonik bisa menjadi moda transportasi yang lebih cepat, dapat diakses, dan berkelanjutan di masa depan.

Analisis Ahli

Robert Smith (Insinyur Aeronautika)
Pendekatan mesin adaptif dengan integrasi elektrik adalah arah yang benar karena bisa mengatasi efisiensi bahan bakar di berbagai kecepatan, namun pengujian dan produksi massalnya akan jadi tahap krusial.
Dr. Emily Zhang (Ahli Propulsi Udara dan Luar Angkasa)
Teknologi ini berpotensi mengubah paradigma penerbangan supersonik, khususnya dengan kemampuannya beralih fungsi antara turbofan, turbojet, dan ramjet secara otomatis, yang merupakan terobosan besar.