Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Toshiba Dan Airbus Kembangkan Motor Superkonduktor Ringan Untuk Pesawat Hidrogen

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
09 Okt 2025
2685 dibaca
2 menit
Toshiba Dan Airbus Kembangkan Motor Superkonduktor Ringan Untuk Pesawat Hidrogen

TLDR

Kolaborasi Toshiba dan Airbus berpotensi meningkatkan efisiensi penerbangan melalui teknologi motor superkonduktor.
Penggunaan hidrogen cair dapat mengurangi berat dan kompleksitas sistem pendinginan dalam pesawat.
Riset ini dapat membuka jalan bagi aplikasi teknologi superkonduktor di sektor transportasi lainnya, termasuk kapal dan eksplorasi ruang angkasa.
Toshiba dan Airbus menjalin kerja sama penelitian untuk mengembangkan motor superkonduktor berdaya tinggi yang sangat ringan dan kecil demi penerapan di pesawat bertenaga hidrogen. Motor ini memiliki daya 2 megawatt dan bobot hanya sepersepuluh dari motor biasa, sesuai kebutuhan ketat industri penerbangan yang menekankan efisiensi dan pengurangan berat.Motor tersebut dirancang untuk sistem propulsi listrik yang memanfaatkan sel bahan bakar hidrogen, di mana hidrogen akan dibakar untuk menghasilkan listrik yang menggerakkan motor. Ini berbeda dari metode pembakaran langsung pada mesin turbofan konvensional. Teknologi superkonduktor membutuhkan suhu sangat rendah agar dapat beroperasi tanpa hambatan listrik.Keunikan riset ini adalah memanfaatkan hidrogen dalam bentuk cair, yang harus disimpan pada suhu sekitar -253°C, sebagai bahan bakar dan sekaligus sebagai pendingin motor superkonduktor. Pendekatan ini berpotensi menghilangkan sistem pendingin berat yang biasanya dibutuhkan, sehingga meningkatkan efisiensi keseluruhan pesawat.Selain penerbangan, teknologi motor superkonduktor ini juga bisa diperluas kegunaannya untuk kapal dan bahkan eksplorasi luar angkasa. Penelitian lebih lanjut akan fokus pada kemampuan motor ini untuk berfungsi dengan baik dalam kondisi operasional pesawat komersial yang menantang.Dalam perkembangan lain, riset di Brunel University dan Genuine H2 juga menunjukkan inovasi dalam produksi hidrogen bahan bakar dengan cara mengubah air laut menjadi hidrogen menggunakan energi terbarukan, yang bisa menjadi sumber bahan bakar bersih untuk masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.