Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada! Serangan Bajak Akun Finansial Makin Marak dan Merugikan Besar

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
30 Nov 2025
263 dibaca
1 menit
Waspada! Serangan Bajak Akun Finansial Makin Marak dan Merugikan Besar

Rangkuman 15 Detik

Waspadai panggilan dari orang yang mengaku sebagai pegawai lembaga keuangan.
Phishing merupakan metode utama yang digunakan oleh penjahat siber untuk mencuri informasi akun.
Selalu verifikasi nomor kontak sebelum memberikan informasi pribadi atau keuangan.
Dalam beberapa minggu terakhir, banyak pengguna internet menghadapi ancaman keamanan serius, terutama yang berhubungan dengan pembobolan akun keuangan online. FBI mengeluarkan peringatan resmi terkait fenomena ini karena kerugian yang sudah mencapai ratusan juta dolar. Serangan ini sering dilakukan dengan cara phishing, di mana pelaku berpura-pura menjadi petugas bank atau dukungan teknis untuk mendapatkan informasi rahasia seperti kata sandi dan kode autentikasi dua faktor dari korban. Setelah berhasil mendapatkan akses, pelaku biasanya mengganti kata sandi korban dan memblokir mereka dari akses ke akunnya, kemudian mentransfer dana ke akun lain, sering kali terkait dengan dompet kripto yang sulit dilacak. Para penjahat ini memanfaatkan tingkat kepercayaan dan ketidakhati-hatian pengguna serta teknologi yang belum tentu dapat mencegah serangan karena ini merupakan bentuk manipulasi sosial, bukan serangan komputer konvensional. FBI menyarankan agar pengguna selalu curiga terhadap panggilan tidak dikenal yang mengaku dari bank, jangan langsung percaya pada nomor telepon yang muncul, dan selalu melakukan verifikasi mandiri dengan menghubungi layanan resmi melalui nomor yang diketahui.

Analisis Ahli

Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
Penipuan berdasarkan phishing dan rekayasa sosial tetap menjadi ancaman besar karena sifatnya yang mudah diadaptasi dan dilakukan oleh pelaku dengan sumber daya terbatas.