Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pentingnya Melindungi Benteng Alam Penahan Tsunami di Pesisir Selatan Jawa

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
30 Nov 2025
280 dibaca
1 menit
Pentingnya Melindungi Benteng Alam Penahan Tsunami di Pesisir Selatan Jawa

AI summary

Kerusakan benteng alami akibat penambangan pasir mengancam keselamatan warga pesisir selatan Jawa.
Punggungan pasir berfungsi sebagai pelindung utama dari tsunami dan sangat vital untuk mengurangi dampak bencana.
Upaya untuk melestarikan benteng alami adalah langkah penting untuk masa depan yang lebih aman bagi anak cucu.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperingatkan kerusakan serius pada punggungan pasir di pesisir selatan Jawa yang berfungsi sebagai benteng alami penahan tsunami. Benteng ini terbentuk ribuan tahun lalu dan sangat penting untuk melindungi masyarakat dari bahaya gelombang tsunami.Penelitian BRIN menunjukkan punggungan pasir ini terbentuk sekitar 6.000 tahun lalu saat permukaan laut lebih tinggi. Struktur ini membentang sekitar 40 kilometer dari Kebumen hingga Cilacap dengan ketinggian bervariasi antara 6 hingga 13 meter.Wilayah Kebumen dan Purworejo yang berada di ketinggian di atas punggungan pasir relatif lebih aman dari ancaman tsunami dibandingkan daerah Cilacap yang lebih rendah dan dekat dengan laut. Kerentanan Cilacap lebih besar karena posisi geografisnya.Zona megathrust di selatan Jawa berpotensi menyebabkan gempa besar hingga magnitudo 9,6. Gempa ini berisiko menimbulkan tsunami hebat yang dapat menembus beberapa kilometer ke daratan. Punggungan pasir dapat memperlambat gelombang tsunami dan mengurangi dampaknya.Namun, penambangan pasir yang tidak terkendali menyebabkan kerusakan serius pada benteng alami ini. BRIN menegaskan pentingnya melindungi punggungan pasir tersebut sebagai warisan alam yang vital demi keberlanjutan keselamatan masyarakat di masa depan.

Experts Analysis

Eko Yulianto
Kerusakan benteng pasir ini bukan cuma persoalan lingkungan tetapi menyangkut kemanusiaan karena merupakan perlindungan utama pertama dari tsunami besar.
Ahmad Fauzi, Pakar Geologi
Melanjutkan penambangan pasir di lokasi ini bisa mempercepat kerusakan morfologi pantai dan menurunkan efektivitas benteng alami dalam meredam energi gelombang tsunami.
Editorial Note
Penghancuran punggungan pasir sebagai benteng alami tsunami adalah tindakan yang sangat shortsighted dan berbahaya, mengingat perlindungan alami ini memerlukan waktu ribuan tahun untuk terbentuk. Mengabaikan pelestarian benteng pasir berarti mengabaikan keselamatan masyarakat yang tinggal di daerah rawan tsunami dan membuka kemungkinan bencana yang lebih parah di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.