Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Larang ByteDance Pakai Chip Nvidia, Dorong Penggunaan Chip Lokal

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (3mo ago) artificial-intelligence (3mo ago)
27 Nov 2025
196 dibaca
2 menit
China Larang ByteDance Pakai Chip Nvidia, Dorong Penggunaan Chip Lokal

Rangkuman 15 Detik

Ketegangan antara AS dan China masih berlanjut meskipun ada upaya diplomatik.
China berusaha untuk mengembangkan teknologi lokal dan mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri.
ByteDance menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan chip Nvidia di tengah kebijakan pemerintah China.
Hubungan antara Amerika Serikat dan China mengalami ketegangan terkait teknologi, meskipun ada pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping yang sedikit melonggarkan situasi. Namun, ketegangan tersebut tidak menghentikan China untuk terus berusaha mengurangi ketergantungan pada teknologi buatan AS, terutama dalam hal chip untuk pusat data. China secara resmi melarang ByteDance, induk perusahaan TikTok, menggunakan chip Nvidia di data center baru mereka. Langkah ini merupakan bagian dari strategi China untuk mengurangi ketergantungan pada produk teknologi buatan Amerika Serikat setelah Washington memperketat pembatasan ekspor chip canggih ke China. ByteDance sendiri merupakan salah satu pembeli chip Nvidia terbesar di China pada tahun 2025. Mereka ingin memastikan ketersediaan daya komputasi untuk melayani lebih dari satu miliar penggunanya, di tengah kekhawatiran akan pembatasan pasokan oleh Amerika Serikat. Regulator China juga mendorong perusahaan teknologi lokal untuk menggunakan chip buatan dalam negeri. Bahkan, pemerintah meminta perusahaan yang mendapat pendanaan pemerintah hanya boleh menggunakan chip AI lokal untuk proyek pusat data mereka, dalam upaya membangun ekosistem teknologi AI yang mandiri. Nvidia mencoba untuk mengatasi situasi ini dengan meluncurkan chip khusus untuk pasar China, namun permintaan chip tersebut masih rendah akibat ketegangan di antara kedua negara dan regulasi yang ketat. Ke depan, persaingan antar negara di bidang teknologi chip diprediksi akan semakin ketat.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Ketegangan geopolitik ini menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur AI lokal yang kuat dan pengembangan teknologi chip sebagai prioritas nasional bagi China dalam menghadapi isolasi teknologi.
Kai-Fu Lee
China memiliki potensi besar untuk mempercepat pengembangan chip lokal, tapi hambatan dari regulasi dan teknologi AS akan memaksa mereka melakukan reinventasi industri semikonduktor dalam jangka panjang.