Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Hidrogen Tetap Kunci Menuju Energi Bersih Meskipun Tantangan Ada

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (4mo ago) climate-and-environment (4mo ago)
27 Nov 2025
173 dibaca
2 menit
Mengapa Hidrogen Tetap Kunci Menuju Energi Bersih Meskipun Tantangan Ada

Rangkuman 15 Detik

Hidrogen memiliki potensi besar untuk mendekarbonisasi sektor-sektor sulit yang tidak dapat dialiri listrik.
Meskipun ada tantangan biaya, investasi dalam teknologi hidrogen terus meningkat di berbagai negara.
China bergerak cepat dalam pengembangan energi hidrogen, menunjukkan komitmen untuk memimpin pasar global.
Hidrogen dulu dianggap sebagai solusi utama untuk transisi energi, namun sekarang menghadapi berbagai tantangan seperti biaya tinggi dan proyek yang tertunda. Meski begitu, hidrogen tetap penting untuk mengurangi emisi karbon di sektor-sektor yang sulit dialiri listrik langsung. Saat ini, sebagian besar hidrogen diproduksi dari gas alam dan batu bara tanpa penangkapan karbon, yang menghasilkan emisi gas rumah kaca cukup besar. Oleh sebab itu, penting untuk beralih pada produksi hidrogen rendah karbon yang menggunakan listrik terbarukan, walaupun biayanya masih jauh lebih mahal. Permintaan hidrogen semakin bertambah dengan berbagai proyek pilot mulai beroperasi terutama di Asia dan Eropa Utara. Misalnya, di Norwegia sudah ada truk dan kapal yang berjalan dengan hidrogen hijau, serta pengembangan infrastruktur penunjang yang mendukung penerapan praktisnya. China menjadi pemain utama dalam pengembangan dan produksi teknologi hidrogen hijau melalui rencana lima tahunnya dan dukungan kebijakan yang kuat. Sementara itu, Eropa dan Amerika Serikat masih bergerak secara berhati-hati dengan beragam tantangan regulasi dan investasi. Meskipun hidrogen lebih mahal daripada bahan bakar fosil, potensinya tidak bisa diabaikan untuk mendukung net zero, khususnya di industri berat, pelayaran, dan penerbangan. Investasi dan kebijakan yang tepat sangat menentukan siapa yang akan menguasai pasar energi bersih masa depan.

Analisis Ahli

Fatih Birol (Executive Director, IEA)
Progress on hydrogen is encouraging but it requires faster deployment and stronger policy frameworks to meet climate goals.
Jennifer Holmgren (CEO, LanzaTech)
Hydrogen’s success depends on integrating with existing industrial processes and reducing costs through innovation.
Markus Wagemann (Head of Hydrogen, European Commission)
Regulatory clarity and sustainable certifications are critical to accelerate hydrogen adoption in Europe.