Banjir dan Siklon Tropis Picu Gangguan Jaringan dan Bencana di Sumatra
Sains
Iklim dan Lingkungan
27 Nov 2025
158 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
XLSMART berkomitmen untuk memulihkan jaringan yang terdampak bencana.
BMKG dan BNPB memberikan informasi penting mengenai cuaca ekstrem dan dampaknya.
Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra Utara dan Aceh mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan korban jiwa.
Banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh menyebabkan kerusakan infrastruktur serta mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. XLSMART, perusahaan penyedia layanan telekomunikasi, melaporkan adanya gangguan pada beberapa BTS akibat terputusnya pasokan listrik selama bencana berlangsung.
Henry Wijayanto, Head of External Communications XLSMART, menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan bahwa proses pemantauan dan pemulihan jaringan terus dilakukan meski rincian detailnya belum bisa disampaikan kepada publik saat ini.
BMKG mengeluarkan peringatan mengenai Siklon Tropis Senyar dan KOTO yang sedang berkembang di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, dan Sumatra Barat, yang diperkirakan akan memicu cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi beberapa hari ke depan.
BNPB melaporkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi pada tanggal 24 dan 25 November 2025 telah menyebabkan bencana di empat wilayah kabupaten di Sumatra Utara dengan korban jiwa. Hujan deras yang berlangsung lebih dari dua hari memicu banjir dan longsor di berbagai daerah, terutama di Kabupaten Sibolga.
Masyarakat di wilayah terdampak dianjurkan untuk waspada dan mengikuti instruksi resmi dari BPBD, BMKG, dan BNPB. XLSMART berkomitmen untuk segera memulihkan layanan telekomunikasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal dengan lebih mudah.
Analisis Ahli
Henry Wijayanto
Kami terus melakukan pemantauan dan berupaya secepat mungkin memulihkan layanan demi kenyamanan pelanggan di masa bencana.BMKG
Siklon Tropis Senyar dan KOTO berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi serius yang perlu diwaspadai masyarakat dan pemerintah daerah.BNPB
Kondisi cuaca ekstrem mengakibatkan bencana dengan dampak korban jiwa dan kerusakan signifikan, memerlukan koordinasi cepat untuk penanganan darurat.
