TLDR
Misi Genesis bertujuan untuk memfasilitasi akses peneliti terhadap data ilmiah dan sumber daya komputasi untuk inovasi. Kolaborasi dengan perusahaan teknologi besar diharapkan dapat mempercepat pengembangan model AI untuk penelitian ilmiah. Inisiatif ini merupakan langkah besar dalam penggunaan kecerdasan buatan untuk memecahkan tantangan ilmiah yang kompleks. Pemerintah Amerika Serikat meluncurkan sebuah inisiatif besar bernama Genesis Mission untuk mempercepat riset ilmiah dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan data yang dimiliki oleh 17 laboratorium nasional. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu para ilmuwan dan perusahaan teknologi membangun model AI yang lebih kuat menggunakan data berharga dari fasilitas pemerintah.Dalam waktu 60 hari, Departemen Energi (DoE) akan membuat daftar 20 tantangan ilmiah dan teknologi utama yang akan menjadi fokus proyek ini, termasuk bidang-bidang prioritas nasional seperti fusi nuklir dan ilmu informasi kuantum. DoE juga akan menginventarisasi sumber daya komputasi dan data yang tersedia serta mengatur cara aman untuk memasukkan data eksternal.Genesis Mission berencana bermitra dengan lebih dari 50 perusahaan teknologi besar seperti Microsoft, OpenAI, Google, dan NVIDIA. Beberapa laboratorium nasional sudah memulai kerja sama ini dengan menggunakan superkomputer dan AI untuk mempercepat riset mereka. Misalnya, Argonne National Laboratory menjalin kemitraan dengan NVIDIA dan Oracle untuk membangun sistem superkomputer AI terbaru.Tujuan utama proyek ini adalah meningkatkan produktivitas riset ilmiah dan inovasi Amerika hingga dua kali lipat dalam satu dekade, dengan mengandalkan AI untuk menghasilkan hipotesis dan mengotomatiskan proses penelitian. Namun, ada pula skeptisisme dari beberapa ilmuwan tentang kemampuan AI dalam menghasilkan penemuan baru yang benar-benar orisinal.Meski proyek ini berpotensi menghasilkan terobosan di bidang energi, kedokteran, dan ilmu material, keberhasilannya akan sangat bergantung pada bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan swasta dijalankan, serta bagaimana keamanan dan keandalan data dapat dijaga. Proyek ini juga mengharuskan persetujuan dana tambahan dari Kongres AS.