Grab dan May Mobility Bawa Robotaxi ke Asia Tenggara, Mulai dari Singapura
Teknologi
Robotika
26 Nov 2025
3 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Robotaxi mulai berkembang di Asia Tenggara dengan kemitraan antara May Mobility dan Grab.
Grab berinvestasi signifikan dalam teknologi pengemudian otomatis untuk memperkuat layanannya.
Regulasi terkait robotaxi di Indonesia masih dalam tahap pengembangan dan belum resmi.
Robotaxi atau taksi otomatis tanpa sopir mulai menjadi tren global yang berkembang pesat di Amerika Serikat dan China. Beberapa perusahaan, seperti Waymo dan Apollo Go, sudah menjalankan layanan komersial robotaxi. Kini, tren ini mulai merambah Asia Tenggara dengan Singapura sebagai negara pertama yang memulai uji coba dan peluncuran robotaxi.
Perusahaan asal Amerika Serikat, May Mobility, baru-baru ini mendapatkan investasi dari Grab, salah satu perusahaan transportasi online terbesar di Asia Tenggara yang berbasis di Singapura. Kerjasama ini menandai langkah penting dalam pengembangan layanan robotaxi di kawasan ini dan berencana memperluas operasinya pada tahun depan.
Grab juga menginvestasikan Rp 1.00 triliun (US$60 juta) untuk mendukung perusahaan teknologi remote driving bernama Vay Technology. Vay mengembangkan teknologi di mana pengemudi jarak jauh dapat mengarahkan kendaraan secara otomatis ke pelanggan, yang nantinya bisa mengemudikan kendaraan sendiri setelah itu. Layanan komersial Vay telah dimulai di Las Vegas pada Januari 2024.
CEO Grab, Anthony Tan, menyatakan bahwa masa depan mobilitas di Asia Tenggara akan memadukan keahlian pengemudi manusia bersama teknologi kendaraan otomatis dan remote driving. Hal ini menjadi model hibrida yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam layanan transportasi online.
Namun di Indonesia, regulasi terkait robotaxi masih belum tersedia dan pemerintah sedang memproses aturan untuk pekerja gig seperti driver ojek online. Ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi sudah siap, aspek regulasi dan kebijakan perlu segera disiapkan agar inovasi ini bisa diterapkan secara luas dan aman bagi masyarakat.
Analisis Ahli
Anthony Levandowski
Robotaxi adalah masa depan mobilitas, namun integrasi teknologi ini harus diiringi dengan regulasi yang adaptif agar keamanan dan kepercayaan publik tetap terjaga.

