Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Microsoft Copilot Hentikan Layanan di WhatsApp Akibat Kebijakan Baru

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4mo ago) artificial-intelligence (4mo ago)
26 Nov 2025
280 dibaca
2 menit
Microsoft Copilot Hentikan Layanan di WhatsApp Akibat Kebijakan Baru

Rangkuman 15 Detik

Copilot Microsoft akan berhenti beroperasi di WhatsApp setelah 15 Januari.
WhatsApp mengubah kebijakan untuk tidak mendukung chatbot AI umum di platformnya.
Pengguna disarankan untuk menyimpan riwayat obrolan mereka sebelum batas waktu yang ditentukan.
Microsoft mengumumkan bahwa chatbot mereka yang bernama Copilot tidak akan tersedia lagi di aplikasi pesan WhatsApp mulai tanggal 15 Januari. Ini berarti pengguna yang ingin menggunakan Copilot harus beralih ke aplikasi resmi Microsoft atau mengaksesnya melalui web. Keputusan ini muncul karena WhatsApp, yang dimiliki oleh Meta, mengubah kebijakan platform khususnya terkait penggunaan API WhatsApp Business untuk chatbot AI umum. Sekarang WhatsApp ingin lebih memfokuskan layanan ini hanya untuk bisnis tertentu saja. WhatsApp tidak melarang penggunaan AI secara umum oleh bisnis, tapi mereka tidak lagi mengizinkan chatbot AI distribusi massal melalui platformnya. Ini berdampak pada perusahaan besar seperti Microsoft, OpenAI, dan Perplexity yang sebelumnya menggunakan WhatsApp untuk layanan chatbot mereka. Satu masalah teknis muncul karena percakapan pengguna dengan chatbot Copilot di WhatsApp tidak tersimpan secara otomatis saat pindah ke aplikasi Microsoft. Microsoft menyarankan pengguna agar mengekspor riwayat chat mereka menggunakan fitur yang disediakan WhatsApp sebelum tanggal 15 Januari agar tidak hilang. Perubahan ini diperkirakan akan memaksa perusahaan teknologi untuk lebih mengembangkan aplikasi mandiri agar pengguna tetap bisa mengakses layanan chatbot AI, mengingat ketergantungan pada platform pihak ketiga seperti WhatsApp kini semakin terbatas.

Analisis Ahli

Satya Nadella
Penyesuaian ini menunjukkan bagaimana ekosistem teknologi harus fleksibel terhadap kebijakan platform besar, dan Microsoft harus terus berinovasi agar layanan AI mereka tetap relevan dan mudah diakses melalui saluran resmi.
Mark Zuckerberg
Kebijakan ini penting untuk menjaga kualitas dan keamanan layanan bisnis di WhatsApp, serta memfokuskan sumber daya pada bisnis yang sudah terverifikasi dan memenuhi standar platform kami.