Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fenomena Northern Lights Diprediksi Terlihat di 15 Negara Bagian Amerika November Ini

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
25 Nov 2025
86 dibaca
2 menit
Fenomena Northern Lights Diprediksi Terlihat di 15 Negara Bagian Amerika November Ini

Rangkuman 15 Detik

Cahaya Utara mungkin terlihat di 15 negara bagian AS dan Kanada pada malam 25 November.
Badai geomagnetik G1 diprediksi akan muncul akibat angin solar yang tidak stabil.
Menggunakan aplikasi dan peta pencemaran cahaya dapat meningkatkan peluang untuk melihat Cahaya Utara.
National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memprediksi bahwa Northern Lights atau Cahaya Utara akan terlihat di langit utara Amerika Serikat dan Kanada pada malam hari tanggal 24 hingga 25 November 2023. Fenomena ini dipicu oleh badai geomagnetik tingkat G1 yang terjadi akibat angin matahari yang sangat turbulent, bukan karena flare matahari atau coronal mass ejection. Menurut NOAA, badai geomagnetik ini memberi peluang untuk melihat aurora di 15 negara bagian Amerika Serikat, mulai dari Alaska hingga beberapa negara bagian di bagian utara seperti Montana, Michigan, dan Maine. Daerah yang dekat dengan lingkaran aurora di lintang tinggi memiliki peluang terbaik, tetapi badai ini bisa memperluas jangkauan aurora hingga ke selatan jika badai bertambah kuat. Aurora paling baik terlihat di langit yang gelap dan jauh dari polusi cahaya kota. Pengamat disarankan menggunakan peta cahaya gelap dan aplikasi seperti Aurora Now atau My Aurora Forecast untuk mendapatkan informasi real-time soal kemungkinan tampilan aurora. Indeks Kp dan komponen Bz medan magnet antarplanet juga menjadi indikator utama untuk memprediksi kekuatan tampilan aurora. Tidak hanya untuk pengamat awam, fenomena ini menarik perhatian para ilmuwan yang mempelajari interaksi angin matahari dengan medan magnet bumi. Badai geomagnetik ini dapat memberikan data penting tentang bagaimana plasma matahari memasuki magnetosfer dan berpotensi memengaruhi teknologi di bumi seperti satelit dan jaringan listrik. Bagi siapapun yang ingin menyaksikan Northern Lights, waktu terbaik biasanya antara bulan September hingga Maret. Kondisi cuaca yang cerah dan lokasi yang gelap adalah kunci utama agar aurora bisa terlihat jelas. Jadi, jika berencana untuk berburu aurora, siapkan diri dan pilih lokasi pengamatan yang tepat untuk mendapatkan pengalaman terbaik.

Analisis Ahli

Dr. Margaret Campbell-Brown (Ahli Fisika Luar Angkasa, University of Western Ontario)
Pengamatan aurora selama badai geomagnetik G1 memang dapat memberikan gambaran bagus tentang interaksi antara angin matahari dan magnetosfer bumi, penting untuk ilmu klimatologi angkasa dan peringatan dini gangguan geomagnetik.