Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa Banyak Orang Pilih Pakai Ponsel Lama Meski Berisiko Lambat

Teknologi
Gadgets dan Wearable
News Publisher
25 Nov 2025
1398 dibaca
2 menit
Kenapa Banyak Orang Pilih Pakai Ponsel Lama Meski Berisiko Lambat

TLDR

Banyak orang memilih untuk tidak mengganti perangkat lama karena faktor harga dan persepsi bahwa perangkat baru adalah barang mewah.
Penundaan pembaruan perangkat dapat berdampak negatif pada produktivitas perusahaan dan inovasi.
Ada potensi besar dalam pasar perangkat rekondisi yang dapat didorong oleh dukungan pemerintah dan perusahaan teknologi.
Banyak orang kini memilih mempertahankan ponsel dan perangkat lama mereka karena harga yang semakin mahal dan ketidakpastian ekonomi global. Contohnya adalah Heather Mitchell yang memakai ponsel Samsung Galaxy A71 berusia enam tahun karena tidak mampu membeli ponsel baru yang dianggap barang mewah.Survei menunjukkan rata-rata orang Amerika menggunakan smartphone selama 29 bulan sebelum mengganti, lebih lama dibandingkan tahun 2016 yang hanya 22 bulan. Penundaan pembaruan ini mungkin menghemat uang individu, tapi berdampak buruk bagi produktivitas perusahaan dan inovasi secara umum.Perangkat lama juga membebani jaringan teknologi karena operator harus menjaga kompatibilitas dengan perangkat lawas, sehingga memperlambat kecepatan internet. Namun, mengikuti pembaruan perangkat baru juga mahal terutama untuk bisnis kecil dan individu.Pasar perbaikan dan rekondisi perangkat lama sebenarnya bisa menjadi peluang besar untuk ekonomi sirkular, namun masih kurang diatur dan dimanfaatkan. Dukungan dari pemerintah dan perusahaan teknologi besar diperlukan untuk memperpanjang dukungan software dan memperluas akses komponen.Dampak dari perangkat lama juga terasa di dunia kerja, dimana banyak karyawan harus bekerja lembur akibat perangkat lambat, serta teknologi yang tidak memadai menghambat inovasi. Pengguna sering enggan mengganti perangkat karena merasa malas belajar teknologi baru meski perangkat baru bisa meningkatkan efisiensi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.