Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Deep Fission Mulai Bangun Reaktor Nuklir Bawah Tanah dengan Pendanaan Baru

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (6mo ago) startups (6mo ago)
09 Sep 2025
153 dibaca
2 menit
Deep Fission Mulai Bangun Reaktor Nuklir Bawah Tanah dengan Pendanaan Baru

Rangkuman 15 Detik

Deep Fission berhasil mengamankan dana sebesar 30 juta dolar melalui merger terbalik, meskipun di bawah target harga saham SPAC.
Teknologi reaktor kecil yang dikembangkan oleh Deep Fission berpotensi menjawab tantangan energi bersih untuk mendukung kebutuhan pusat data.
Dukungan dari Departemen Energi sangat penting untuk mengurangi risiko dan mempercepat pengembangan proyek nuklir.
Deep Fission adalah sebuah startup yang bergerak di bidang teknologi nuklir dan baru saja menjadi perusahaan publik melalui proses reverse merger. Mereka sukses mengumpulkan dana sebanyak 30 juta dolar AS, meski harga per saham jauh di bawah target yang biasanya dicapai oleh perusahaan serupa. Teknologi utama yang dikembangkan Deep Fission adalah reaktor kecil berbentuk silinder yang akan ditanam jauh di bawah tanah menggunakan lubang bor sedalam satu mil. Reaktor ini dirancang menghasilkan tenaga listrik sebesar 15 megawatt dan menggunakan sistem pendingin air bertekanan yang sudah terbukti aman di kapal selam dan pembangkit listrik konvensional. Menanam reaktor deep underground memberikan banyak keuntungan seperti keamanan alami dari bebatuan yang tebal, perlindungan dari ancaman eksternal, dan mengurangi dampak fisik di permukaan tanah. Deep Fission juga berusaha mempermudah rantai pasokan dengan memakai bahan uranium rendah yang bisa didapat secara luas dan komponen standar dari berbagai industri. Perusahaan telah menjalin kerja sama dengan pengembang data center besar bernama Endeavor untuk membangun pembangkit nuklir bawah tanah dengan kapasitas hingga dua gigawatt. Dukungan pemerintahan AS melalui program pilot reactor bertujuan mempercepat izin serta memastikan reaktor pilot mereka bisa aktif pada tahun 2026. Meskipun ada tantangan finansial dan biaya regulasi yang tinggi, Deep Fission optimis dengan pendanaan baru ini mereka bisa membangun dan mengoperasikan reaktor pertama mereka tepat waktu. Teknologi ini sangat dibutuhkan untuk mendukung permintaan energi bersih yang meningkat dari pusat data AI dan berbagai sektor lain di masa depan.

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith, Nuclear Engineer
Pendekatan Deep Fission untuk mengintegrasikan teknologi nuklir dengan teknik dari industri lain merupakan inovasi yang menjanjikan untuk keamanan dan efisiensi. Namun, timeline pembangunan yang ambisius membutuhkan manajemen risiko yang kuat mengingat kompleksitas teknologi ini.
Prof. Alan White, Energy Policy Expert
Dukungan pemerintah sangat krusial untuk proyek seperti ini. Insentif dan program DOE dapat mengurangi hambatan birokrasi sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap energi nuklir generasi baru.