Waspada! Smartphone Anda Bisa Dilacak Lewat Sidik Jari Digital Tersembunyi
Teknologi
Keamanan Siber
21 Nov 2025
39 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Fingerprinting perangkat dapat mengungkap identitas pengguna tanpa sepengetahuan mereka.
Organisasi teknologi seperti Apple dan Mozilla berusaha melindungi privasi pengguna dengan teknologi baru.
Meskipun pelacakan tidak dapat sepenuhnya dihentikan, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk menguranginya.
Smartphone dan perangkat digital saat ini menyimpan sidik jari unik yang sulit disembunyikan. Meskipun Anda sudah menonaktifkan cookie atau menggunakan mode penyamaran, perangkat Anda masih bisa dilacak secara tersembunyi melalui data yang dihasilkan oleh sistem serta aktivitas online Anda.
Sering kali data tersebut terlihat tidak berbahaya jika dilihat satu per satu, tapi jika digabungkan, data itu menghasilkan sebuah profil unik yang dapat mengidentifikasi Anda. Hal ini membuat pelacakan online dan profil pengguna menjadi mungkin, termasuk aktivitas dan identitas yang seharusnya tidak ingin Anda bagikan.
Beberapa perusahaan teknologi besar, seperti Google, sudah mengizinkan pengumpulan data sidik jari digital kembali setelah sempat dilarang. Praktik ini juga tidak hanya berlangsung di browser, tapi telah meluas ke perangkat pintar seperti televisi dan konsol gim yang juga mengirimkan data sidik jari digital.
Namun, ada juga upaya perlindungan dari beberapa pengembang browser seperti Apple Safari dan Mozilla Firefox yang menerapkan teknologi anti-fingerprinting untuk mengacaukan data agar pelacakan menjadi lebih sulit. Penggunaan VPN pun dapat sedikit membantu, walaupun tidak bisa menghentikan sepenuhnya.
Anda bisa menguji seberapa unik sidik jari digital perangkat Anda melalui layanan seperti 'Cover Your Tracks' dari EFF atau website 'Am I Unique'. Mengetahui ini penting agar Anda lebih waspada dan bisa memilih langkah yang tepat untuk mengurangi kemungkinan pelacakan dan menjaga privasi.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Fingerprinting adalah teknik yang sangat rumit dan sulit dihindari, sehingga perlindungan terbaik adalah kombinasi teknologi dan kebijakan yang ketat.Joanna Rutkowska
Perangkat harus dirancang dengan pendekatan privasi-in-dalam sejak awal untuk secara efektif membatasi kemampuan pelacakan digital.

