TLDR
Paebbl berfokus pada teknologi mineralisasi karbon untuk mengatasi perubahan iklim. Startup ini telah mencapai beberapa tonggak penting dalam pengoperasian pabrik mereka. Permintaan dari industri konstruksi untuk material rendah karbon mendorong inovasi dalam teknologi baru. Biasanya, karbon membutuhkan waktu ratusan tahun untuk berubah menjadi batu dalam proses alami di bumi. Namun, sebuah startup dari Belanda bernama Paebbl berhasil menciptakan teknologi yang mempercepat proses tersebut menjadi hanya beberapa jam saja. Hal ini sangat penting untuk membantu mengurangi gas rumah kaca dan mendukung upaya global melawan perubahan iklim.Paebbl telah mencapai sejumlah tonggak penting, seperti beroperasi selama 500 jam secara terus-menerus di fasilitas Demo dan lebih dari 2.000 jam di Pilot plant. Pencapaian ini menandai kesiapan teknologi mereka untuk mulai diproduksi secara komersial. Dengan menggunakan berbagai sensor dan data yang terhubung ke cloud, mereka dapat memonitor dan memperbaiki proses produksi dengan cepat.Yang menarik, Paebbl menggunakan simulasi komputer dan digital twins—model digital yang menggambarkan fasilitas produksi dan reaksinya—untuk mengoptimalkan kinerja dan menekan biaya pengembangan. Hal ini memungkinkan mereka menjalankan jutaan simulasi secara paralel sebelum membuat perubahan di dunia nyata.Dengan teknologi yang semakin matang, Paebbl berencana membangun fasilitas komersial pertama yang disebut FOAK, yang akan memungkinkan produksi karbon bertenaga besar. Permintaan material yang lebih ramah lingkungan dan fleksibel dari perusahaan konstruksi juga mendorong langkah ini, sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi industri konstruksi.Paebbl percaya bahwa keberhasilan mereka bukan hanya soal berapa lama operasi berjalan, tapi seberapa cepat mereka bisa belajar dan berinovasi berdasarkan data yang terkumpul. Ini menjadi kunci dari keberhasilan teknologi baru dalam mempercepat pengurangan karbon dan penyediaan material ramah iklim secara luas.