Paradromics Dapatkan Izin Uji Klinis BCI untuk Mengembalikan Kemampuan Bicara
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
20 Nov 2025
292 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Paradromics melakukan uji klinis jangka panjang untuk antarmuka otak-komputer yang dapat membantu komunikasi.
Antarmuka ini menggunakan elektroda untuk merekam aktivitas neuron dan mengubahnya menjadi suara atau teks.
Perbandingan antara Paradromics dan Neuralink menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam pengembangan teknologi BCI.
Paradromics, sebuah perusahaan teknologi neuro dari Austin, Amerika Serikat, telah mendapatkan izin dari FDA untuk melakukan uji klinis jangka panjang pada alat brain–computer interface (BCI) yang mereka kembangkan. Alat ini dapat merekam aktivitas neuron di korteks serebral dan mengubah pola tersebut menjadi suara sintetis real-time atau teks untuk membantu komunikasi penderita gangguan bicara.
Uji coba awal akan melibatkan dua pasien yang tidak mampu berbicara karena penyakit neurologis. Pada pasien ini, elektroda kecil akan ditanam di area motorik otak yang mengendalikan pergerakan bibir, lidah, dan pita suara. Mereka akan membayangkan berbicara kalimat yang ditampilkan, dan sistem akan belajar mengenali sinyal otak terkait suara yang diinginkan.
Selain mengubah aktivitas otak menjadi komunikasi suara, uji klinis juga akan mengeksplorasi kemampuan alat untuk mendeteksi gerakan tangan yang dibayangkan untuk mengontrol komputer. Jika hasilnya baik, uji coba bisa diperluas hingga ke sepuluh sukarelawan dengan penanaman elektroda lebih banyak agar data dari otak semakin kaya dan beragam.
Perangkat BCI ini bersaing dengan teknologi serupa dari perusahaan lain seperti Neuralink milik Elon Musk yang juga mengembangkan alat dengan fokus pada sinyal neuron berkecepatan tinggi dan dipasang di daerah motorik tangan. Pendekatan Paradromics berbeda dengan menggunakan elektroda di otak bagian yang mengatur bicara untuk tujuan komunikasi langsung.
Para ahli di bidang BCI berharap bahwa dengan adanya berbagai uji coba klinis ini, teknologi implantasi BCI akan semakin matang, transparan, dan dapat diakses oleh akademisi untuk mempercepat pengembangan aplikasi klinis yang akan sangat mengubah kualitas hidup para penderita gangguan neurologis.
Analisis Ahli
Mariska Vansteensel
Sistem BCI yang sepenuhnya dapat diimplan adalah masa depan aplikasi klinis yang efektif dan perlu didukung dengan riset terbuka dan transparansi dari perusahaan pengembang.
