Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

TCS Dan TPG Bangun Data Center Raksasa Untuk Dorong Perkembangan AI Di India

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
20 Nov 2025
121 dibaca
2 menit
TCS Dan TPG Bangun Data Center Raksasa Untuk Dorong Perkembangan AI Di India

TLDR

Proyek HyperVault diharapkan dapat mengatasi kesenjangan kapasitas pusat data di India.
Permintaan akan komputasi AI di India meningkat pesat, memicu investasi besar-besaran dari perusahaan teknologi.
Tantangan lingkungan seperti kekurangan air dan pasokan listrik harus diatasi untuk mendukung pembangunan pusat data yang berkelanjutan.
India kini menghadapi tantangan besar dalam menyediakan infrastruktur data center yang cukup untuk memenuhi meningkatnya permintaan AI. Meskipun negara ini menghasilkan hampir 20% dari data dunia, kapasitas data center yang tersedia hanya sekitar 3% dari total global. Hal ini menimbulkan kesenjangan besar yang perlu segera ditangani.Tata Consultancy Services (TCS) bersama firma investasi TPG berencana mengatasi masalah tersebut melalui proyek HyperVault, sebuah jaringan data center liquid-cooled dengan kapasitas gigawatt. Proyek ini merupakan bagian dari investasi senilai 2 miliar dolar AS yang akan membantu memenuhi kebutuhan AI di India.Teknologi pendinginan cair menjadi penting karena perangkat keras AI seperti GPU membutuhkan daya besar dan menghasilkan panas yang tinggi. Namun, penggunaan air yang intensif dalam sistem pendinginan ini menimbulkan kekhawatiran di kota-kota besar seperti Mumbai, Bengaluru, dan Chennai yang sudah menghadapi masalah kekurangan air.Selain masalah air, kebutuhan listrik dan lahan industri yang besar juga menjadi kendala dalam pembangunan data center di wilayah urban India. Meskipun demikian, perusahaan teknologi besar seperti Microsoft, Google, dan Amazon tetap berkomitmen untuk menciptakan pusat data dan infrastruktur AI di negara ini dengan investasi miliaran dolar.Dengan dukungan dari TCS, TPG, dan perusahaan lokal lainnya, kapasitas data center India diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 10 gigawatt pada tahun 2030. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem AI di India dan menjadikannya sebagai salah satu pusat teknologi utama di dunia.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.