Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Oracle Bangun Mega Pusat Data AI di Texas dengan Biaya Operasi Miliaran

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
21 Agt 2025
232 dibaca
2 menit
Oracle Bangun Mega Pusat Data AI di Texas dengan Biaya Operasi Miliaran

Rangkuman 15 Detik

Oracle berinvestasi besar-besaran dalam pusat data AI baru di Texas.
Penggunaan generator gas menunjukkan urgensi untuk mengoperasikan pusat data meskipun ada dampak lingkungan.
Kesepakatan besar dengan OpenAI menunjukkan posisi Oracle yang semakin kuat dalam industri komputasi awan dan AI.
Oracle sedang membuat langkah besar ke dalam dunia komputasi cloud yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI) dengan berinvestasi miliaran dolar di pusat data baru. Salah satu proyek utama mereka adalah pembangunan pusat data raksasa di Texas Barat yang akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Infrastruktur ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI yang intensif dan diperkirakan akan siap digunakan pada paruh kedua tahun 2026. Alih-alih mengandalkan sambungan listrik dari utilitas lokal yang bisa memakan waktu bertahun-tahun, Oracle memilih untuk menjalankan pusat data ini dengan menggunakan generator gas. Keputusan ini diambil untuk memastikan fasilitas bisa segera online meskipun menimbulkan risiko lingkungan karena polusi yang dihasilkan. Kampus data baru ini akan menampung 10 pusat data dengan total luas mencapai 3,7 juta kaki persegi. Oracle dikenal sebagai pionir perangkat lunak database, tapi dalam sepuluh tahun terakhir perusahaan bertransformasi menjadi penyedia layanan cloud, terutama untuk kebutuhan komputasi AI. Perusahaan ini menggunakan pendekatan 'bare metal' yang memberi server khusus kepada pelanggan untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan. Kontrak besar, seperti kerja sama dengan TikTok, Nvidia, dan OpenAI, semakin mengukuhkan posisi Oracle di pasar AI. Di tengah persaingan ketat dengan perusahaan teknologi besar lain seperti Google dan Microsoft yang mulai mengeksplorasi energi nuklir untuk pusat data mereka, Oracle berusaha menjadi tulang punggung utama dalam komputasi AI. Kesepakatan besar dengan OpenAI untuk proyek Stargate juga menunjukkan ambisi Oracle yang besar di bidang cloud AI, meskipun implementasi nyata masih terbilang lambat. Proyek ini, selain berdampak finansial besar, juga menimbulkan kekhawatiran tentang dampak lingkungan dan sosial. Penggunaan generator gas menambah masalah polusi udara yang bisa mempengaruhi masyarakat sekitar. Ke depan, terobosan teknologi energi yang lebih bersih sangat dibutuhkan agar proyek dengan skala dan biaya sebesar ini bisa berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Investasi Oracle menunjukkan bahwa komputasi AI berskala besar membutuhkan infrastruktur yang kuat dan siap untuk dioperasikan dengan cepat, yang merupakan kunci untuk inovasi AI di masa depan.
Fei-Fei Li
Pendekatan Oracle dalam membangun pusat data khusus AI adalah langkah penting untuk mengatasi kebutuhan komputasi besar yang pesat, tetapi dampak lingkungan harus menjadi perhatian utama dalam perencanaan infrastruktur teknologi.